Laporkan Masalah

REPRESENTASI KONSEP KESETARAAN GENDER (ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP WACANA KAMPANYE KESETARAAN GENDER DI SITUS UN WOMEN)

ZEWITRA, Dr. Aris Munandar, M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Penelitian ini mendiskusikan tentang representasi konsep kesetaraan gender dalam wacana kampanye kesetaraan gender di situs UN Women. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggambarkan representasi konsep kesetaraan gender dalam wacana kampanye kesetaraan gender di situs UN Women dan alasan di balik representasi tersebut, (2) menjelaskan manifestasi dari representasi tersebut ke dalam fitur linguistik pembawa fungsi ideasional, dan (3) menjelaskan manifestasi dari representasi tersebut ke dalam fitur linguistik pembawa fungsi interpersonal. Data penelitian ini diperoleh dari video kampanye kesetaraan gender di situs resmi UN Women, www.unwomen.org, sepanjang tahun 2010-2014 yang dipilih secara acak. Wacana-wacana dalam video ini ditranskripsikan untuk kemudian dianalisis berdasarkan teori Hall (2003) tentang representasi dan teori Fowler (1996) tentang fitur linguistik. Penelitian menemukan dua bentuk representasi kesetaraan gender. Pertama, kesetaraan gender dipandang sebagai sebuah kondisi ketika perempuan ditempatkan pada posisi setara dan diberikan hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Kedua, kesetaraan gender dipandang sebagai sebuah kondisi yang diprediksi akan membawa perubahan bagi kehidupan yang lebih baik. Kedua representasi kesetaraan gender yang ditemukan ini sangat dipengaruhi oleh sejarah, latar belakang, tujuan, serta visi dan misi organisasi UN Women. Selanjutnya, representasi ini kemudian dimanifestasikan ke dalam fitur-fitur linguistik pembawa fungsi ideasional dan interpersonal. Fitur linguistik yang dimaksudkan adalah (i) transitivitas dan (ii) pilihan kata sebagai pembawa fungsi ideasional, serta (iii) modalitas dan (iv) tindak tutur sebagai pembawa fungsi interpersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UN Women memanfaatkan aspek transitivitas, pilihan kata, modalitas, dan tindak tutur untuk merepresentasikan konsep kesetaraan gender. Representasi ini dimanfaatkan untuk mempengaruhi sasaran tutur agar mendukung dan bekerja sama untuk mencapai kesetaraan gender.

This current research discusses about the representation of gender equality in gender equality campaign discourses found in UN Women official website. This research aims to (i) describe the representation of gender equality in gender equality campaign discourses found in UN Women official website and the reason behind that representation, (ii) explain the manifestation of the representation into some linguistic features of ideational function, and (iii) explain the manifestation of the representation into some linguistic features of interpersonal function. The data were randomly taken from gender equality campaign videos found in UN Women's official site, www.unwomen.org, during 2010-2014. Those discourses were transcribed and analyzed by using Hall's (2003) representation theory and Fowler's (1996) linguistic features theory. The research finds two forms of gender equality representation. First, gender equality is seen as a condition when women and girls are placed in the equal position and given the same rights and opportunities as men. Second, gender equality is seen as a condition that is expected to bring changes for a better future. These two forms of representation are strongly affected by the history, background, purpose, vision, and mission of the organization. These forms of representation are manifested into some linguistic features which bring ideational and interpersonal functions of a language. Those linguistic features are (i) transitivity and (ii) word choice as parts of ideational function, as well as (iii) modality and (iv) speech act as parts of interpersonal function. This research concludes that UN Women employs transitivity, word choice, modality, as well as speech act aspects to represent the concept of gender equality. The representations are used to persuade the targets of speaking to support and work together in order to achieve gender equality.

Kata Kunci : kesetaraan gender, wacana kampanye, representasi, fitur-fitur linguistik, analisis wacana kritis

  1. S2-2015-350867-abstract.pdf  
  2. S2-2015-350867-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-350867-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-350867-title.pdf