Identifikasi sektor unggulan dalam rangka perencanaan pembangunan daerah Rote Ndao sebagai Kabupaten baru
SIAGIAN, Ondy Christistian, Drs. Wahyu Widayat, M.Ec
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanDengan era otonomi daerah saat ini pemerintah tidak lagi mendominasi penyelenggaraan pembangunan daerah namun melibatkan -pula sektor swasta dan lembaga masyarakat. Hal yang penting dilakukan daerah saat ini adalah menggali potensi yang dapat menjadi sumber perkembangan dan kemajuan daerah. Wilayah Rote Ndao merupakan sebuah kabupaten baru dalam wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur yang mulanya merupakan bagian dalam wilayah Kabupaten Kupang. Sebagai kabupaten baru yang dibentuk pada era otonomi daerah merupakan suatu tantangan bagi pemerintah daerah untuk menyusun suatu strategi perencanaan pembangunan yang dapat menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat. ldentifikasi sektor-sektor unggulan di wilayah Kabupaten Rote Ndao merupakan ha1 yang penting dilakukan oleh pemerintah daerah dan senantiasa di up date secara periodik, sehingga penelitian ini dimaksudkan untuk menunjuk-temukan sektor-sektor unggulan pada wilayah Rote Ndao dengan menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ) dan Shift-Share. Analisis SWOT selanjutnya digunakan untuk menentukan strategi yang dapat digunakan pemerintah daerah dalam rangka menyusun kebijakan pembangunan daerah. Dari penelitian yang dilakukan selama kurun waktu lima tahun (1996- 2000) sesuai dengan sektor-sektor dalam PDRB atas dasar harga konstan tahun 1993, Hasil analisis LQ menemukan sektor yang mempunyai keunggulan adalah : Bangunan Konstruksi; Pertanian; lndustri Pengolahan; Perdagangan, Restoran dan Hotel; serta Jasa-jasa. Analisis selanjutnya dipertajam dengan analisis Shift-Share yang menunjukkan nilai Nij, Mij dan Cij yang positif, ha1 ini berarti PDRB Rote Ndao secara umum tumbuh iebih cepat dibanding PDRB Propinsi NTT, sehingga ada lima sektor yang mempunyai keunggulan kompetitif yaitu: Pertanian; Perdagangan, Restoran dan Hotel; Bangunan/Konstruksi; Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan; serta Pengang kutan dan Komunikasi. Sesuai dengan karakteristik wilayah Kabupaten Rote Ndao, maka sektor yang dapat menjadi prioritas adalah sektor pertanian mencakup subsektor tanaman bahan makanan dan perikanan, serta sektor perdagangan, restoran dan hotel yang mencakup subsektor perdagangan besar dan eceran, subsektor inilah yang diharapkan dapat berperan dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan PDRB Kabupaten Rote Ndao. Strategi yang penting dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Rote Ndao adalah melibatkan dan mendukung peran lembaga masyarakat dan swasta dalam mengelola potensi unggulan yang dimiliki, sehingga pembangunan daerah ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan.
The autonomy era at the moment the government IS not dominating the local development processes but day have to partcipate private and community institution sectors. The most importing to be performe in the region currently is to search for potentals which can be the sourch of local development and improvement. The region of Rote Ndao is a new district in the region of Nusa Tenggara Timur province, initialy part of the region of Kabupaten Kupang. As a new district establish in the region autonomy era, there are challenges for the local government to design as strategic development planning which people wants and needs. Identification of basic sectors in the region of Rote Ndaadistrict is an important think to be performed by the local government and suppostly periodicly up dated, so that the research purposed for the invent to indicated basic sectors in Rote Ndao district to use Location Quotient,and Shift-Share analysis tools. SWOT analysis followed to determine strategy used by the government in term of designing the local government policies. From the research performed in the five years period (1996-2000) based on the sectors in PDRB rivering 1993 constant price, proceeds from LQ to indicated basic sectors are Building/Construction; Agriculture; Processing Industry; Trade, Restaurant dan Hotel; and Services. Analysis then sharped with Shift-Share analysis to indicated positif rate from Nij, Mij and Cij, meaning that PDRB in Rote Ndao manner general grows faster that of PDRB in NTT province, so that are five sectors having- the Competitive advantage namely: Agriculture; Trade, Restaurant and Hotel; Building/ Construction; Finance; Rent and Company Services; as well Transportation and Communication. With concordanting the region characteristic of Rote Ndao distriL, so the priority sector is agriculture to cover up the subsectors are food and plant element, and fishery, with trade, restaurant and hotel sector to cover up is retail trade, in this subsectors to hope the role in to give contributed for the PDRB growing in Rote Ndao district.The most important strategy performed by the government in Rote Ndao district is to empower and support the role of community institution and private in managing the existing competitive potentials, so that the development in this region can be continuable and sustainable.
Kata Kunci : Sektor Unggulan,Perencanaan Pembangunan