Laporkan Masalah

ANAK MUDA DALAM INDUSTRI MEDIA (Studi Komodifikasi Anak Muda Dalam Kompetisi Development Basketball League di Halaman Deteksi Surat Kabar Jawa Pos)

HADI SAMPURNA, Dr. S. Bayu Wahyono

2015 | Tesis |

Surat kabar sebagai institusi penyedia informasi yang berperanan penting dalam pembangunan struktur pemerintahan, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan budaya dalam kenyataannya juga melakukan tindakan komodifikasi guna menjaga eksistensinya serta untuk memaksimalkan keuntungan dari usahanya. Penelitian dalam kajian bingkai budaya dan media ini menggunakan teori utama teori komodifikasi dan teori hagemoni serta menerapkan analisis wacana kritis Norman Fairclough sebagai metode analisis. Penelitian ini bertujuan untuk (a)mendeskripsikan teks komodifikasianak muda dalam kompetisi DBL yang ditampilkan oleh Jawa Pos di halaman Deteksi harian Jawa Pos (b) mendeskripsikan praktik kewacanaan komodifikasi anak muda dalam kompetisi DBL di halaman Deteksi harian Jawa Pos (c) mendeskripsikan praktik sosial komodifikasi anak muda dalam kompetisi DBL di halaman Deteksi harian Jawa Pos. Hasil penelitian ini menginformasikan beberapa hal. Pertama, Jawa Pos melakukan proses komodifikasi anak muda dalam usaha surat kabarnya. Hal ini dilakukan karena Jawa Pos menyadari bahwa anak muda membawa potensi yang besar bagi perkembangan usahanya. Komodifikasi tersebut dilakukan melalui halaman Deteksi dengan salah satu programnya kompetisi Development Basketball League. Berikutnya, pengelolaan anak muda jelaslah bukan hal yang mudah.Tindakan dominasi dan represi tidak mungkin dilakukan karena anak muda sangat lekat dengan label pemberontakan. Karena itu, Jawa Pos melakukan proses hegemoni terhadap anak muda. Jawa pos secara halus memperkenalkan, membentuk dan menanamkan wacana tertentu kepada anak muda. Melalui kompetisi Development Basketball League, Jawa Pos memunculkan wacana modern dan Amerikanisasi.Wacana tersebut memikat anak muda dan mendorong partisipasi yang besar dari mereka. Partisipasi yang besar ini meningkatkan citra dan oplah Jawa Pos yang berakibat pada semakin besarnya keuntungan secara finansial bagi Jawa Pos.

Newspaper is an agent providing important information for the development of the structure of government, politics, law, economics education, and culture. In doing its business, it does commodification in order to maintain its existence as well as to maximize the profits of the business. This research is in the frame of cultural and media studies. It uses major theories of commodification and hegemony and applies critical discourse analysis of Norman Fairclough as the analytical method. This research is aimed to (a) identify and analyze text of the youth in the DBL competition displayed by Jawa Pos in halaman Deteksi Jawa Pos newspaper (b) determine and analyze the discursive practice of commodification of the youth in the DBL competition displayed by Jawa Pos in halaman Deteksi Jawa Pos newspaper (c) investigate and analyze the interrelationships of social discourse about the commodification of the youth in the DBL competition displayed by Jawa Pos in halaman Deteksi Jawa Pos newspaper with the socio-cultural conditions of Indonesian society today. This research produces some results. First, Jawa Pos newspaper makes the process of commodification of the youth in the newspaper business. This is done because Jawa Pos realizes that the youth carries huge potential for the business development. Commodification is done through halaman Deteksi whose one of the programs is Development Basketball League competition. Next, it is clear that the management of the youth is not easy. The act of domination and repression is not possible because the youth is very close to the label of rebellion. Therefore, Jawa Pos newspaper makes the process of hegemony against the youth. It subtly introduces, establishes and embeds particular discourses to the youth. Through the Development Basketball League competition, Jawa Pos introduces the modern and americanization discourses. These discourses lures the youth and encourage a great participation from them. The great participation improves the image and circulation of Jawa Pos newspaper and finally it grows the profits of Jawa Pos newspaper more.

Kata Kunci : Komodifikasi,Hagemoni,Modern, Amerikanisasi/Commodification, Hegemony, Modern, Americanization