Laporkan Masalah

Pengaruh program pengembangan tanaman jeruk keprok terhadap pendapatan petani :: Studi kasus di Desa Tobu, Kecamatan Molo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan

TAMBUNAN, Halomoan, Dr. Soetatwo Hadiwigeno, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pendapatan petani dari usaha tanaman jeruk keprok dan mengetahui pengaruh faktor-faktor : bantuan langsung masyarakat, umur tanaman jeruk keprok terhadap pendapatan petani, khususnya di Desa Tobu Kecamatan Molo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini mengp lnakan data primair (Cross Section), yang diamati pada musim panen buah jeruk pada bulan Juli 2002, dengan lokasi penelitian di Desa Tobu Kecamatan Molo Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi. Variabel yang dijelaskan adalah pendapatan petani Jeruk Keprok dengan tumpangsari jagung. Sedangkan variabel yang menjelaskan adalah bantuan langsung masyarakat (Rp) dan umur tanaman (thn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor jumlah bantuan dan umur tanaman Jeruk Keprok berpengaruh positif secara nyata terhadap pendapatan petani. Adapun hasil estimasi pendapatan petani Jeruk Keprok adalah Y= -920084.1 + 1.365149 B + 346642.1U. Dari hasil estimasi regresi tersebut pendapatan eetani Jeruk Keprok mengalami peningkatan antara umur tanaman 5 s/d 10 tahun. Nilai konstanta yang bernilai minus (- 920084.1) mempunyai arti jika bantuan langsung masyarakat tidak ada dan umur tanaman 0 tahun maka pendapatan petani menjadi negatif. Hasil estimasi variabel bantuan langsung masyakat dan umur tanaman terhadap pendapatan petani jeruk menunjukkan setiap penambahan 1 rupiah jumlah bantuan langsung masyarakat akan bertambah pendapatan petani Jeruk Keprok sebesar 1,365149 rupiah dan setiap bertambah umur tanaman satu tahun akan bertambal I pendapatan petani jeruk Keprok sebesar 34662.1 rupiah.

The aim of the research is to know the change of the farmers income from the effort of keprok’s oranges and to know the factors of the number of fund’s and the age of planting towards the farmers income expecially in South Central of Timor Regency, East Nusa Tenggara Timur.The research employed cross section data were observed in during oranges harverst time in July 2002. The location of research in Tobu village Molo Utara district. The method used in this research is regerestion analizis. The variable is explained is the farmer’s income from their effort of planting keprok’s oranges and multi cropping of corn while the explaining variable of the number of fund aid (Rp), the age of planting ( year). The result of the research indicated that the factor of the number of funds aid and the age of planting partially are collectively to have a real positive influence towards how much the farmer’s income. However the result of regrestion estimation is : Y =-920084.1+ 1.365149 B + 346642.1 U.. The value constanta is - 9200084. The estimation results of the number of funds and age of planting towards on fhe farmers income . Every one rupias increase of the number of funds would increase the farmers income by 1,365149 rupias on the average. And the every one year increase the age of planting would increase the farmers income by 346642,l rupias on the average.

Kata Kunci : Pendapatan Petani,Program Pengembangan Tanaman Jeruk Keprok


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.