ANALISIS HUBUNGAN HASIL PEMETAAN TINGKAT BUNYI BERBASIS GIS DENGAN POPULASI KENDARAAN DI WILAYAH UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
DIAN DIANTI AVORESSI, Sentagi Sesotya Utami, ST., M.Sc., Ph.D; Heri Sutanta, ST., M.Sc., Ph.D
2015 | Skripsi | S1 FISIKA TEKNIKYogyakarta yang terkenal sebagai kota pelajar merupakan salah satu tujuan para mahasiswa baru untuk melanjutkan studi. Masuknya mahasiswa tersebut menyebabkan populasi penduduk di kota Yogyakarta meningkat. Di Indonesia, umumnya peningkatan populasi penduduk diikuti oleh peningkatan jumlah kendaraan bermotor pribadi. Akan tetapi, penambahan jumlah kendaraan bermotor tidak diikuti dengan melebarnya ruas jalan sehingga kemacetan pun tak terhindarkan. Kemacetan yang terjadi menyebabkan tingkat kebisingan dimana suara bising itu berasal dari suara mesin kendaraan, klakson serta suara knalpot. Kebisingan yang muncul dapat mengganggu kenyamanan proses belajar di wilayah institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemetaan tingkat bunyi di wilayah institusi pendidikan dengan studi kasus adalah Universitas Gadjah Mada. Lokasi pengambilan data terbagi menjadi lima area di mana masing-masing area bersinggungan dengan wilayah kampus Universitas Gadjah Mada. Kelima area tersebut adalah rumah sakit, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, tempat makan dan perempatan jalan besar. Dari masing-masing area akan ditentukan sejumlah titik pengukuran. Data kebisingan yang sudah didapatkan kemudian diolah dengan software pengolahan sinyal, yaitu Adobe Audition CS6, untuk selanjutnya diproses dengan software pemetaan yaitu Surfer 11.0. Hasil pemetaan ini kemudian dihubungkan dengan data populasi kendaraan yang melewati suatu jalan di wilayah kampus Universitas Gadjah Mada untuk mengetahui pengaruh populasi kendaraan terhadap tingkat bunyi.
Yogyakarta as a city of education becomes one of the destination for young people who want to pursue a university level degree. Their arrival increased the number of Yogyakarta�s population. In Indonesia, the increment of population is followed by the increment of vehicles. Meanwhile, the result of having a lot of amount of vehicles is not followed by the streets capacities and therefore causes traffic jam. Traffic jam creates a high noise level which is produced from vehicle engine, horn and muffler. This noisiness might distract some learning activities and create inconvenient education environment. The aim of this research is to map sound level of educational areas with the case study of Universitas Gadjah Mada. Data are collected within the area of Universitas Gadjah Mada especially areas that intersect with public spaces like hospital, shopping center, worship place, food court and main road. Each area will consist of several measuring points. The sound level data is produced by using signal processing software which is Adobe Audition CS6 and mapped with a software named Surfer 11.0. Finally, these sound level maps were correlated to the traffic volume data of vehicles passing through Universitas Gadjah Mada areas. The effect of traffic volume to sound level was evaluated.
Kata Kunci : sound level, noise mapping, traffic volume