Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kutai Timur dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah tahun anggaran 2000-2002

SAMUEL, Yusuf, Drs. Wahyu Widayat, M.Ec

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa jauh efisiensi anggaran belanja daerah dan efektivitas pendapatan daerah dalam pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kutai Timur. Di samping itu juga ingin mengetahui seberapa jauh perkembangan keuangan daerah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data tentang pendapatan dan belanja daerah selama tigL tahun dari tahun anggaran 2000. Sampai dengan tahun anggaran 2002 yang diperoleh dari Bagiari Keuangan dan Dinas Pendapatan Daerah. Alat analisis yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi anggaran belanja dengan cara membandingkan antara realisasi pengeluaran dengan realisasi pendapatan (target) yang ditetapkan, sedangkan untuk melihat tingkat efektivitas pendapatan daerah dengan cara membandingkan antara realisasi penerimaan dengan rencana (target) yang ditetapkan. Untuk melakukan analisis perkembangan APBD maka akan diketahui kontribusi dari masingmasing sumber penerimaan dan pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efisiensi belanja rutin daerah mencapai 37/02 persen. Rata-rata ting kat efektivitas pendapatan daerah Kabupaten Kutai Timur sebesar 100,68 persen yang berarti efektif. Untuk Pendapatan Daerah Asli Daerah (PAD) rata-rata tingkat efektivitas mencapai 96,83 persen yang berarti efektif.

The objective of the study is to evaluate the efficiency of local expenditure and the effectiveness of the local income in the local budget of Kabupaten Kutai Timur. Additionally, it also investigates the growth of local budget. The data used in this study is the secondary data of the local income and expeIIditure in five years since 2000-2002 obtained from Local Finance Bureau and Income Agency. The analysis instrument used to measure the efficiency of local budget is the comparison between the realization of expenditure and expected income (target), while the effectiveness of local income is measured by comparing income realization and established target. The analysis of budget growth indicates the contribution from each income and expenditure source. The results of the study show that the average efficiency of the local expenditure is 37,02 percents. While the average efficiency of local income of Kabupaten Kutai Timur is 100,68 percents that means effective. The average effectiveness of local income is 96,83 percents that means very effective.

Kata Kunci : Keuangan Daerah,Otonomi Daerah,Pengelolaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.