Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja anggaran belanja APBD Kota Yogyakarta

LUSININGSIH, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi alokasi belanja dan efisiensi belanja pembangunan kota Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtun waktu (time series) dri tahun 1997/1998 s/d 2001 berupa data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Yogyakarta berdasarkan harga konstan dengan tahun dasar 1993, Pendapatan Per Kapita Kota Yogyakarta atas dasar harga konstan tahun 1993, dan data realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Yogyakarta. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Yogyakarta, Setwilda Yogyakarta dan Bappeda Yogyakarta. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat analisis proporsional, analisis kontribusi belanja, alat analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal proporsi, realisasi belanja pembangunan (26,55%) lebih rendah dariapda realisasi belanja rutin (73,45%). Analisis kontribusi menunjukkan bahwa kontribusi terbesar belanja rutin adalah belanja pegawai (62,42%0 dan yang terkecil adalah pengeluaran tidak tersangka (0,15%). Kontribusi terbesar belanja pembangunan adalah sektor pembangunan daerah (16,79%). Dari sisi alokasi, Bappeda menunjukkan realisasi belanja pembangunan paling besar dibandingkan Dalbang dan BPKD. Efisiensi kas belanja pembangunan menunjukkan nilai 90.77% atau dalam kategori efisien, sedangkan efisiensi kerja sebesar 87,96 (cukup efisien) dan efisiensi biaya proyek adalah sebesar 119,12% (sangat efisien).

This research attempts to evaluate the expenditure allocation and development expenditure efficiency in the city of Yogyakarta. The data used in the research are time series data (secondary data) during 1997/1998-2001 periods consisting of the Gross Regional Domestic Product (GDRP) of the City of Yogyakarta based on constant price of 1993, Per Capita Income of the City of Yogyakarta based on constant price of 1993, and realization data on regional income dan expenditure budget of the City of Yogyakarta. These data obtained from central board of Statistics City of Yogyakarta, Setwilda Yogyakarta and Bappeda Yogyakarta. The analysis methods applied in this research are the proportional analysis, expenditure contribution analysis, and the efficiency analysis. The findings of this research indicated that in the proportion, development expenditure realization (26.55%) was lower than routine expenditure realization. Contribution analysis showed that the highest contribution of routine expenditure was official expenditure (62.42%), whereas the lowest contribution was unpredicted expenditure (0.15%). The highest contribution of development expenditure was in regional development sector (16,79%%). In allocation side, Bappeda showed the highest development expenditure realization compared to Dalbang and BPKD. The cash efficiency of development expenditure was 90.77% or in efficient category, while its work efficiency was 87.96% (efficient enough) and its project cost efficiency was 119.12% (very efficient).

Kata Kunci : Anggaran Belanja,Evaluasi Kinerja

  1. S2-PAS-2003-Lusiningsih-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-PAS-2003-Lusiningsih-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-PAS-2003-Lusiningsih-TABELOFCONTENT.pdf  
  4. S2-PAS-2003-Lusiningsih-TITLE.pdf