STATUS REPRODUKSI SAPI BETINA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH BALAI PENELITIAN BIBIT PAKAN TERNAK DAN DIAGNOSTIK KEHEWANAN (UPTD BPBPTDK) YOGYAKARTA
RAHMAT AGUNG PERDANA, Dr. drh. Asmarani Kusumawati, MP.
2015 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SVPraktek Kerja Lapangan (PKL) di BPBPTDK Kaliurang,Sleman di laksanakan tanggal 8 sampai 14 maret 2015. Tujuan tugas akhir ini untuk mengatahui tentang reproduksi sapi betina,mengetahui pubertas sapi perah, siklus estrus,periode kebuntingan dan periode partus. Peternak harus dapat mengelola dan mempunyai tatalaksana manajemen reproduksi yang baik agar menghasilkan peternakan yang optimal dan produksi dari sapi betina yang baik. Materi yang digunakan adalah sapi perah betina baik indukan,dara dan pedet yang terdapat di unit pelaksana teknis daerah balai penelitian bibit pakan ternak dan diagnostik kehewanan (UPTD BPBPTDK) Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi,wawancara,dokumentasi dan mengikuti kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Dalam Praktek Kerja Lapangan (PKL) diperoleh data bahwa populasi sapi di UPTD BPBPTDK berjumlah 72 terdiri dari indukan 30 ekor,dara 8 ekor,dara bunting 7ekor,bunting kering 18 ekor dan pedet 9 ekor Pada dasarnya sistem reproduksi pada sapi frienshein holstein betina tergantung dengan managemen sapi tersebut,pemberian pakan,pembersihan kandang serta sistem monitoring siklus estrus,sehingga memperlancar sistem reproduksi sapi tersebut.
Job Training (PKL) in BPBPTDK Kaliurang, Sleman carried on March 8-12, 2015. The purpose of this thesis to known the reproductive cows, dairy cows puberty, estrous cycle, the period of pregnancy and parturition period. Breeders should be able to manage and have a good management of reproductive management in order to generate optimal breeding and production from the good cows. The material used is either a female dairy cattle breeders, heifers and calf contained in the technical implementation unit area of seed research centers fodder and veterinary diagnostic (UPTD BPBPTDK) Yogyakarta. Data collected by observation, interview, documentation and follow the activities carried out daily. In the Job Training (PKL) data showed that the cattle population in UPTD BPBPTDK totaled 72 consists of 30 individuals breeders, 8 heifers, 7 heaferspregancy, 18 dry pregnancy and 9 calf Basically the reproductive system in female friensheinholstein depends on the management of the cow, feeding, cleaning cages and estrous cycle monitoring systems, to allow the cow's reproductive system.
Kata Kunci : Sistem Reproduksi,Sapi Frienshein Holstein,Siklus Estrus,Periode Kebuntingan,Periode Partus.