Laporkan Masalah

BHARATAYUDA DITINJAU DARI KONSEP ETIKA KEBEBASAN JOHN STUART MILL

IMAM RIDHONI, Ridwan Ahmad Sukri, S. S., M. Hum.

2015 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFAT

Penelitian ini adalah Bharatayuda ditinjau dari konsep etika kebebasan John Stuart Mill. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan kebebasan dalam Bharatayuda, menerangkan kebebasan John Stuart Mill, dan menarik hubungan kedua kebebasan dari Bharatayuda dan John Stuart Mill. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Pustaka primer yang digunakan adalah buku Bharatayuda karangan Sunardi D.M dan buku On Liberty karangan John Stuart Mill. Penelitian ini menggunakan metode sistematis-refleksi yang berbasis verstehen, interpretasi, dan hermeneutika. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah 1), Kebebasan di dalam Bharatayuda adalah kebebasan yang bersifat jasmani-rohani, kebebasan berkehendak, kebebasan eksistensi, dan kebebasan moral. 2), kebebasan menurut John Stuart Mill adalah kebebasan yang harus dilandasi tanggungjawab. 3), Kebebasan bukanlah perbuatan bebas tanpa batas yang mengakibatkan orang lain menderita, namun perbuatan bebas yang diharapkan menuju kearah kebahagiaan bersama.

This study is Bharatayudha observed from the concept of John Stuart Mill�s Ethics of liberty. The objectives of this study are (1) to explain the liberty in Bharatayudha, (2) to explain the liberty concept of John Stuart Mill and (3) to combine both concept of liberty from Bharatayudha and John Stuart Mill. This study is a literature. The sources of the data are Bharatayudha story written by Sunardi DM and On Liberty book by John Stuart Mill. This study use systematic reflection method based on verstehen, interpretation, and hermeneutic. The results of this study are three important points. First, liberty in Bharatayudha is freedom of physical-spiritual nature, freedom of will, freedom of existence, and moral freedom. Second, liberty according to John Stuart Mill is freedom that must be based on responsibility. Third, freedom is not unrestricted acts that results the other people suffer, but it is expected to act freely moving towards happiness together.

Kata Kunci : Bharatayuda, kebebasan dalam Bharatayuda, konsep kebebasan John Stuart Mill