Laporkan Masalah

PERLINDUNGAN ARSIP VITAL BUKU TANAH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BANTUL

FAIZAL FAJAR INSANI, Julianto Ibrahim, S.S., M.Hum. ; Waluyo, S.S., M.Hum.

2015 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPAN SV

Laporan ini akan menjelaskan tentang perlindungan arsip vital buku tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul. Perlindungan arsip vital dimulai dari proses identifikasi yang terdiri dari beberapa langkah diantaranya analisis fungsi dan juga analisis risiko. Laporan ini kemudian akan menjelaskan tentang bagaimana proses perlindungan arsip vital yang berupa buku tanah dan pada bagian terakhir laporan ini akan menjelaskan tentang kendala apa saja yang penulis temui, berkaitan dengan pelaksanaan program perlindungan arsip vital di Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul Ada tiga metode yang digunakan dalam memperoleh data. Metode pertama yang digunakan adalah metode studi pustaka. Metode studi pustaka adalah metode yang berkaitan dengan teori-teori, konsep-konsep, generalisasi-generalisasi yang dapat dijadikan landasan teoritis bagi penelitian yang akan dilakukan. Metode kedua adalah observasi-partisipasi. Metode observasi-partisipasi merupakan pengamatan langsung pada suatu objek yang akan diteliti. Metode yang ketiga adalah wawancara. Metode wawancara adalah metode pengumpulan informasi yang diperoleh dari petugas di instansi tempat penulis melaksanakan penelitian. Kesimpulan dari laporan ini adalah bahwa arsip buku tanah merupakan arsip vital Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul, perlindungan arsip vital buku tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul belum berjalan secara maksimal dan juga belum sesuai dengan standar yang ada, masih banyak hal yang perlu untuk dibenahi. Beberapa faktor yang menyebabkan belum maksimalnya program perlindungan arsip vital ini diantaranya adalah keterbatasan sarana prasarana, keterbatasan dana dan keterbatasan kemapuan Sumber Daya Manusia.

This report will explain about the protection of vital records land certificate in Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul. Protection of vital records starting from the identification process consists of several steps: analysis function and risk analysis. Then thisis report will explain how the protection of vital records land certificate and at the last, this report will explain about the obstacle of implementation protection of vital records program. There are three methods used in obtaining the data. The first method is the method of literature. Book study method is a method relating to theories, concepts, generalizations that can be used as a theoretical foundation for the research to be conducted. The second method is participant observation. Participant observation method is direct observation of an object to be studied. The third method is the interview. Interview method is a method of collecting information obtained from the clerk at the institution where the writer conduct research. The conclusion of this report is that the protection of vital record in Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul has not run optimally and also not in accordance with existing standards, there are still many things that need to be addressed. Some of the factors that cause not maximal vital records protection program which this is a limitedness of infrastructure, funding limitaedness and the limitedness of the Human Resources.

Kata Kunci : Arsip Vital, Perlindungan, Buku Tanah

  1. D3-2015-332814-abstract.pdf  
  2. D3-2015-332814-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-332814-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-332814-title.pdf