Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh PAD, Belanja Barang dan Jasa dan Belanja Modal Terhadap PDRB (Studi Kasus Di Kabupaten/Kota Provinsi DIY Tahun 2008-2013)

AWANG BUDI K, Anisa Nurpita, SE., M.Ec.Dev.

2015 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Salah satu tujuan pembangunan ekonomi daerah adalah untuk meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi, dengan pertumbuhan sektor ekonomi yang tinggi tentu akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi suatu daerah dalam suatu periode tertentu ditunjukkan oleh data PDRB wilayah atau daerah tersebut. Semenjak diberlakukannya otonomi daerah maka peran dari pemerintah daerah semakin besar dalam mengelola potensi ekonomi yang ada di wilayahnya. Pertumbuhan ekonomi suatu daerah dipengaruhi oleh faktor penerimaan daerah dan pengeluaran daerah untuk pelaksanaan program pembangunan. Provinsi DIY merupakan salah satu provinsi di pulau jawa dengan tingkat PDRB kabupaten/kota yang terus meningkat setiap tahunnya semenjak tahun 2008 sampai tahun 2013. Penelitian ini akan meneliti tentang hubungan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja barang dan jasa, dan belanja modal terhadap PDRB Provinsi DIY dan seberapa besar pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan mengolah data PAD, belanja barang dan jasa, dan belanja modal dari kabupaten/kota di Provinsi DIY dan data PDRB Provinsi DIY. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel karena data yang dipakai adalah jenis data cross section dan data time series, yaitu data yang terdiri dari beberapa kabupaten selama kurun waktu enam tahun. Selanjutnya dilakukan Uji Chow dan Uji Hausman untuk menentukan model regresi yang akan dipakai dalam penelitian ini. Dari hasil analisis data panel dengan model Random Effect Model disimpulkan bahwa PAD kabupaten/kota Provinsi DIY berpengaruh signifikan dan positif terhadap PDRB ADHK kabupaten/kota Provinsi DIY, belanja barang dan jasa kabupaten/kota Provinsi DIY berpengaruh signifikan terhadap PDRB kabupaten/kota Provinsi DIY, lalu belanja modal tidak berpengaruh signifikan dan terhadap PDRB kabupaten/kota Provinsi DIY. Apabila PAD naik 1 miliar maka PDRB akan naik 5,427 miliar. Hal ini menunjukkan semakin tinggi PAD maka semakin besar PDRB sedangkan ketika belanja barang dan jasa naik 1 miliar maka PDRB akan naik 15,210 satuan. Hal ini menunjukkan semakin tinggi belanja barang dan jasa maka akan semakin besar nilai PDRB.

The objectives of regional economic development is to increase economic sector income, the public will get a lot of benefits from economic growth. An important indicator to determine the economic conditions of a region is GDP. Since the implementation of regional autonomy, local governments have more authority to manage their potential sector economics. The economic growth influenced by the revenue and local expenditures for the implementation of development programs. DIY Province is one of the provinces in the island of Java with the level of GDP is increasing every year since 2008 until 2013. This research will discuss how the relationship between revenue (PAD), spending on goods and services, and capital expenditures to economic growth DIY province and how much its influence. The method used in this research is quantitative method to process the data PAD, spending on goods and services, and capital expenditures of the district/city in the province and GDP of DIY Province. The analysis tool used is regression panel data because the data used is the type of cross section data and time series data, data which consists of multiple districts for a period of six years. Furthermore chow test and Hausman test to determine the regression data that will be used in this study. Analysis panel data with Random Effect Model concluded that PAD significant influence and positive effect, spending on goods and services is significant to GDP, while capital expenditures is not significant influence on GDP. If the PAD up 1 billion, the GDP will go up 5,427 billion. It shows the higher revenue, the greater the GDP whereas when spending on goods and services raise by 1 billion, the unit GDP will rise 15,210 billion. It shows the higher spending on goods and services, the greater GDP.

Kata Kunci : PDRB, PAD, belanja barang dan jasa, belanja modal / GDP, spending on goods and services, capital expenditure

  1. D3-2015-337620-abstract.pdf  
  2. D3-2015-337620-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-337620-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-337620-title.pdf