Laporkan Masalah

Penerimaan PKB yang hilang akibat identifikasi potensi dan penetapan target yang tidak realistis di Propinsi Jambi

SUHARSO, Dr. B.M. Purwanto, MBA

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini berjudul "Penerimaan PKB Yang Hilang Akibat ldentifikasi Potensi dan Penetapan Target Yang Tidak Realistis di Propinsi Jambi". Penelitian dimaksud bertujuan untuk menganalisis dan menghitung potensi pajak kendaraan bermotor periode 1999/2000-2001 dan menghitung nilai sekarang atas penerimaan PKB yang hilang beberapa tahun yang lalu dengan menggunakan konsep Future Value. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi Pemerintah Daerah Propinsi Jambi dalam menetapkan usulan target penerimaan dan merumuskan langkah-langkah dalam pengelolaan pemungutan PKB di masa datang. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang bersumber dari Biro Keuangan Sekretariat Daerah Propinsi dan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Jambi serta Bank BPD Propinsi Jambi. Metode penelitiannya bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan alat analisis potensi yang merupakan perkalian antara variabel-variabel PKB yaitu jumlah kendaraan bermotor (jenis/type/merk dan tahun pembuatan), nilai jual kendaraan bermotor (nilai jual rata-rata dari jenis/type/merk/tahun pembuatan), bobot untuk tiap jenis/type/merk/tahun pembuatan dan tarif yang berlaku. Dari hasil penelitian diperoleh suatu gambaran tentang beberapa hal sebagai berikut. 1. Potensi pajak kendaraan bermotor dan tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhannya sebesar 25,20% per tahun. 2. Selama periode penelitian, realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor selalu melebihi target yang telah ditetapkan dengan capaian rata-rata per tahun sebesar 113,23%, walaupun sesungguhnya target yang ditetapkan masih relatif sangat rendah jika dibandingkan dengan potensi pajak yang sebenarnya. 3. Perbandingan antara potensi PKB dengan target, terlihat adanya kesenjangan yang sangat menyolok yaitu untuk tahun 1999/2000 dari potensi Rp30.591.435.411,- hanya ditargetkan sebesar Rp13.802.388 000,- atau 45,12%, untuk tahun anggaran 2000 dari potensi Rp38.625.101.773,- hanya ditargetkan sebesar Rp15.048.373.000,- atau 38,96%, sedangkan untuk tahun anggaran 2001 dari potensi sebesar Rp47.947.131.756,- hanya ditargetkan Rp25.619.479.000,- atau 53,43%. Secara rata-rata potensi yang ditargetkan pertahun hanya sebesar 45,84%, sehingga masih terdapat potensi yang belum tergali sebesar 54,16%, yang dalam penelitian ini diistilahkan sebagai penerimaan yang masih tertunda. 4. Potensi yang tidak tergali di atas jika didepositokan dan dihitung dengan nilai sekarang dengan menggunakan konsep Future Value, maka akan didapat besaran nilai masing-masing tahun anggaran adalah Rp20.602.949.940,- untuk tahun anggaran 1999/2000, Rp27.617.142.469,91,- untuk tahun 2000 dan Rp20.229.176.331,27,- untuk tahun 2001.

This research was titled "An Unaccountable Loss Revenue of PKB as a Result of Unrealistic Potential Identification and Target Establishment in the Province of Jambi", and aimed to analyze and to count potential vehicle tax in the 1999/2000-2001 period and to count present value of several years ago PKB delayed revenue with the concept of Future Value. The results of this research can be used as reference for Regional Government of Jambi Province in order to establish proposed target revenue and establish efforts in the management of PKB in the future. Data being used in this research were secondary data from Financial Bureau of the Region Secretariat of the Province and from Bureau of Region Revenue of Jambi Province as well as from BPD Bank of Jambi Province. The method being used in this research was descriptive analysis which made use of potential analysis tools as result of PKB variables multiplication. From the research we have descriptive results as follow. 1. Potential vehicle tax increases by years with growing rate of 25,20% per year. 2. During the period of this research, realization of vehicle tax revenue was always beyond its target with average reach per year of 113.23%, even though the real target was relatively low in compare with real potential tax. 3. Potential PKB revenue in compare with the target revenue showed restrict deviance. For 1999/2000 period the potential PKB was Rp30.591.435.411,- and only targeted to be Rp13,802,388,000.00 or as much as 45,12%, and for 2000 period the potential PKB was Rp38.625.101.773,- and only targeted to be Rp15,048,373,000.00 or as much as 38,96%, and for 2001 period the potential PKB was Rp47.947.131.756,- and only targeted to be Rp25.619,479,000,- or as much as 53,43%. This description gave the averaged targeted potential to be 45,84%, showed that there was unexploited potential 54,16%, which in this research termed as delayed revenue. 4. From the above description, if that unexploited potential were being deposited and counted with present value using Future Value concept then it will result for 1999/2000, 2000, and 2001 period to be Rp20.602.949.940,- Rp27.617.142.469,91 and Rp20.229.176.331,27 respectively.

Kata Kunci : Pajak Kendaraan Bermotor,Kehilangan,Target, Vehicle tax


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.