Aplikasi standar belanja pada bidang data, penelitian pengembangan dan kerjasama antar daerah Bappeda Kota Yogyakarta
BASKARA, Dr. Abdul halim, MBA.,Akt
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan SAB yang memenuhi kewajaran tiap-tiap aktivitas yang dijalankan oleh Unit Kerja Bidang Data Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Antardaerah Bappeda Kota Yogyakarta dalam rangka melaksanakan program-programnya; menghitung kebutuhan anggaran belanja yang wajar sesuai dengan beban unit kerja (Standar Analisa Belanja) Bidang Data Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama antara Daerah Bappeda Kota Yogyakarta; serta mengetahui proporsi belanja administrasi umum, belanja operasi dan pemeliharaan dan belanja modal. Data yang digunakan untuk penelitian ini berupa data sekunder yang bersumber dari Kantor Bappeda Kota Yogyakarta selama tahun anggaran 2002. Metode analisis data menggunakan Standar Analisa Belanja (SAB) mikro. Dari pembahasan dan analisis diperoleh hash! sebagai berikut: (1) SAB yang memenuhi kewajaran tiap-tiap aktivitas yang dijalankan oleh Unit Kerja Bidang Data, Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama antara Daerah Bappeda Kota Yogyakarta dalam rangka melaksanakan program-programnya adalah: SAB Sub-bidang Data sebesar Rp.243.713.000,- SAB Sub-bidang Penelitian dan Pengembangan sebesar Rp.160.295.000,- SAB Sub-bidang Kerjasama Antardaerah sebesar Rp.57.476.000,- (2) Kebutuhan anggaran belanja yang wajar sesuai dengan beban unit kerja (Standar Analisa Belanja) Bidang Data Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Antardaerah Bappeda Kota Yogyakarta adalah sebesar Rp.461.484.000,-. Bila dibandingkan dengan proyek pembangunan menurut APBD tahun 2002 di bidang data sebesar Rp.315.000.000,- terjadi selisih Rp.146.484.000,- (under financing); (3) proporsi Sub-bidang Data, belanja administrasi umum sebesar 54,5 % belanja operasi dan pemeliharaan sebesar 29,1 % dan belanja modal sebesar 16,4 %; Sub bidang Penelitian belanja administrasi umum sebesar 17,8 % belanja operasi dan pemeliharaan sebesar 19,4 %,- belanja modal sebesar 62,8 Oh; Sub-bidang Kerjasama Antardaerah belanja administrasi umum sebesar 16,5 % belanja operasi dan pemeliharaan sebesar 83,5 % sedangkan belanja modal tidak ada. Secara keseluruhan proporsi belanja di bidang Data, Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Antardaerah Bappeda Kota Yogyakarta tahun 2002 adalah sebagai berikut belanja administrasi umum sebesar 37 %, belanja operasi dan pemeliharaan sebesar 32,5 %, dan belanja modal sebesar 30,5 %.
The meaning of this research is to determine the fittingnes of the Standard Spending Assesment (SSA), which is done by the Data, Research, Development and Coorporation Teritories unit at Bappeda Yogyakarta, on doing their programs such as; accounting the budget need which is proper in accordance with the capacity of the Data, Researh, Development and Coorporation Teritories unit at Bappeda Yogyakarta; and also to know the proportion of the general administration expenditure, maintenance and operation expenditure and capital expenditure. The Data which used in this research is the secondary data of the Bappeda Yogyakarta for the 2002 fiscal year. The result of the discussion and analysis are: (1) The Data, Researh, Development and Coorporation Teritories unit have the proper Standard Spending Assesment (SSA) throughout the activities in their programs, they are: Rp.234.713.000,- for the spending Analysis Assesment at Data Sub unit, Rp.160.295.000 for the Standard Spending Assesment (SSA) at Research Development Sub unit, and Rp.57.476.000 for the Standard Spending Assesment (SSA) at Coorporation Teritories Sub Unit; (2) The Data, Researh, Development and Coorporation Teritories unit at Bappeda Yogyakarta has the proper budget need, which accordance with their capacity for Rp.461,484.000,- there is a difference at of Rp. 146.484.000 under financing, if it compares with the development project in the teritory Development budget (APBD) in data unit for Rp.315.000.000,- (3) The proportion of the data sub unit are: 54,5 % for the general administrative expenditure, 29,1 °/© for the maintenance and operation expenditure, 16,4 for the capital expenditure. The proportion of the research sub unit are: 17,85 % for the general administrative expenditure, 19,4 % for the maintenance and operation expenditure, 62,8 for the capital expenditure. The proportion of the Coorporation Teritories Sub unit are: 16,5 0/0 for the general administrative expenditure, 83,5 % for the maintenance and operation expenditure, and there is zero capital expenditure. On the whole of the expenditure proportion in Data, Researh, Development and Coorporation Teritories unit at Bappeda Yogyakarta in 2002 are: 37 % for the general administrative expenditure, 32,5 % for the maintenance and operation expenditure, 30,5 for the capital expenditure.
Kata Kunci : Anggaran Belanja Daerah,Sisa Anggaran Bappeda