Laporkan Masalah

EVALUASI KARAKTER VISUAL JALAN WIJILAN SEBAGAI BAGIAN DARI KAWASAN KERATON YOGYAKARTA

RIA RISMA ARDIANI, Widyasari Her Nugrahandika, ST., M.Sc

2015 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Carr (1992) mendefinisikan jalan merupakan bagian dari sistem sirkulasi komponen kota yang menyebabkan pergerakan terhadap masyarakat atau benda dari suatu tempat ke tempat yang lainnya. Secara spesifik, menurut Appleyard (1981) jalan tidak hanya sebagai sarana sirkulasi tetapi juga sebagai ruang publik karena kegiatan yang ada di dalamnya. Hal ini memicu karakter visual pada masing-masing jalan. Karakter visual tersebut terbentuk pada komponenkomponen pendukung melalui jalur bangunan dan elemen street furniturenya. Setiap jalan di kawasan keraton tentunya memiliki karakter visual yang berbeda. Seperti halnya pada lokasi penelitian ini yaitu Jalan Wijilan yang terkenal dengan sentra kuliner gudegnya di Kota Yogyakarta. Tentunya, perkembangan Jalan Wijilan saat ini memicu karakter visual yang unik dan beragam termasuk pada bangunan dan elemen street furniturenya. Namun, perkembangan Jalan Wijilan tersebut apakah memperkuat atau memperlemah Jalan Wijilan sebagai bagian Keraton Yogyakarta, mengingat kawasan Keraton Yogyakarta sebagai image Kota Yogyakarta yaitu kota budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif-evaluatif dengan metode analisis data secara deskriptif-kualitatif. Tahap pertama penelitian ini adalah mengidentifikasi karakter visual Jalan Wijilan saat ini dengan menggunakan variabel hasil elaborasi elemen pembentuk karakter visual kemudian dilihat berdasarkan indikator paling dominan. Selanjutnya hasil penelitian dari masingmasing variabel tersebut dinilai dengan menggunakan kriteria kawasan keraton berdasarkan peraturan tradisi dan RDTR Kota Yogyakarta dengan hasil pengkajian yaitu sesuai atau tidak sesuai. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa variabel yang tidak sesuai dengan kriteria kawasan keraton berdasarkan peraturan tradisi dan RDTR Kota Yogyakarta Tahun 2012-2029. Dengan demikian, dapat ditemukan hasil evaluasi karakter visual Jalan Wijilan sebagai bagian dari kawasan Keraton Yogyakarta.

Carr (1992) defined street as part of city component circulation system which caused society or object movement from one place to another. Specifically, Appleyard (1981) explained street, despite of its role as circulation facility, could also act as public area because of activities that occured on the street. Those street definition generates visual characters of each street. The visual characters of street are constructed by its supporting components through building line and street furniture elements. Every street in keraton area is characterized differently because of its visual look, such as in the location of this research, Wijilan Street, which became famous through its gudeg food center. The growth of Wijilan Street had developed vary and unique visual characters including the buildings and its street furniture elements. Nevertheless, the growth of Wijilan Street had turn into questioning, whether its growth can strengthen or weaken Wijilan Street character as part of Keraton of Yogyakarta, considering Keraton of Yogyakarta role in Yogyakarta cultural city image. This research applied deductive-evaluative approach with descriptive-qualitative data analysis method. First step of this research was identifying visual character of Wijilan Street using variables from elaboration result of visual character constructing element then they were evaluated based on dominant indicator. Next, the result of each variable analysis was judged by using criteria of keraton area based on traditional regulation and RDTR of Yogyakarta city which results are whether it was executed according the law or not. The outcome of this research was some variables were not executed according the criteria of keraton area based on traditional culture and RDTR of Yogyakarta city year 2012-2029. Hence, the evaluation result of Wijilan Street�s visual character as part of Keraton of Yogyakarta area could come in conclusion.

Kata Kunci : Jalan, Karakter visual jalan, Elemen pembentuk karakter visual jalan, Kawasan keraton/ Street, Street's visual character, Street's visual character constructing elements, Keraton area

  1. S1-2015-313632-abstract.pdf  
  2. S1-2015-313632-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-313632-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-313632-title.pdf