PERKREDITAN DAN AKTIVITAS PERDAGANGAN DI PASAR BERINGHARJO, 1966 - 1998
A FITRIANI MAMONTO, Dr. ABdul Wahid, M.Hum, M.Phil.
2015 | Skripsi | S1 ILMU SEJARAHPasar identik dengan perdagangan dan pertukaran. Di pasar, konsumen bisa bertemu langsung dengan para pedagang yang berperan sebagai produsen maupun penyedia barang. Kebutuhan akan uang di pasar tentu besar, hal ini yang menyebabkan pasar berkaitan erat dengan munculnya kebutuhan akan jasa kredit. Penelitian ini membahas mengenai kredit uang dan kaitannya dengan kegiatan dagang yang berada di pasar Beringharjo sejak tahun 1966-1998. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan perkreditan di pasar Beringharjo dan apa saja jenisnya, lalu sejauh mana kredit dapat membantu aktivitas perdagangan para pedagang di pasar Beringharjo. Selain itu jenis kredit apa saja yang mendominasi permodalan di pasar Beringharjo serta bagaimana para pedagang mengelola kredit yang diperolehnya tersebut. Dalam kehidupan sosial-ekonomi, masalah perkreditan mampu menjadi salah satu alternatif penolong bagi keberlangsungan perekonomian masyarakat. Dalam penelitian ini perkreditan dilihat sebagai sebuah alternatif bagi para pedagang di pasar berkaitan dengan peningkatan daya guna usaha mereka. Dengan menggunakan sumber-sumber primer dan wawancara, skripsi ini sampai pada kesimpulan bahwa para pedagang memiliki kebutuhan akan jasa kredit yang berbeda-beda tergantung keperluan mereka. Dengan kredit, kebutuhan akan modal para pedagang terbantu. Terungkap pula praktek kredit selain yang dilakukan oleh lembaga kredit formal maupun informal di pasar Beringharjo, seperti nyicil, ngalap nyaur, utang pendeman yang dilakukan para pedagang kepada pembeli, maupun juragan kepada para pedagang. Perkreditan pada akhirnya mampu memberikan manfaat bagi para Pedagang. Tidak hanya kredit uang, tetapi dengan kredit berupa barang mampu menambah modal dagangan maupun pemasukan para pedagang di pasar Beringharjo.
Market is identical with trading and exchanging. Market is also a meeting place for consumers and traders who act as a producer or supplier. Demand of money in the market is certainly big, this cause, market is closely related to the imminent of needs for credit services. This research discusses about money credit and its relation with trading activities that occur in the Beringharjo market since 1966 - 1998. Problems in this research are about the evolution and the types of lending activity in Beringharjo market and how the extent credit can help traders for trading activities in Beringharjo market. Beside that, any kind of credit dominate capital markets and how traders in Beringharjo market manage the credit earned. In social life - economic, the lending issues were able to be one of the auxillary alternative for the sustainability of economy. In this research, credit is seen as an alternative for traders in the market with related to increase usability of their businesses. By using resources, primary sources and interviews, this research come to the conclusion that the traders have a need for credit services which is vary depending on their needs. The another credit practice also revealed that conducted by the formal and informal credit institutions in Pasar Beringharjo, such nyicil, ngalap nyaur, utang pendeman that conducted traders to buyers, or the skipper to the traders. Finally credit give a many benefit for traders. Not only money credit, but also in the form of goods credit who capable of adding capital and revenue of traders in the Beringharjo market.
Kata Kunci : Beringharjo, Kredit, Pasar, Pedagang.