Laporkan Masalah

STRATEGI PENGEMBANGAN PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI PROVINSI DKI JAKARTA

LESKI RIZKINASWARA Y, Dr. Tular Sudarmadi M.A, Dr. Wiwik Sushartami M.A.

2015 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) potensi wisata yang ada di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dan (2) strategi pengembangan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sebagai objek wisata budaya di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menentukan potensi wisata yang layak dikembangkan di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dan strategi pengembangannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui analisis SWOT (strenghts, weaknesses, opportuinity, threats). Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan memiliki potensi budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Selain potensi budaya, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan juga memiliki potensi wisata air dan wisata agro yang menjadi pelengkap wisata budaya yang menjadi unggulan di objek wisata ini. (2) Faktor-faktor internal dan faktor eksternal memiliki pengaruh besar untuk mengembangkan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. (3) Matriks SWOT menunjukan bahwa ada beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.

This study aims to analize (1) the potentials of tourism in Setu Babakan Betawi Cultural Village and (2) the development strategy of Setu Babakan Betawi Cultural Village as an cultural tourism in DKI Jakarta Province. This study determines the potential for tourism that should be developed in the Setu Babakan Betawi Cultural Village and development strategy to adapt. This research is a qualitative research. The data analysis method used in this research is through the SWOT (strenghts, weaknesses, opportuinity, threats). The results in this study are: (1) Setu Babakan Betawi Cultural Village has cultural potentials which must be maintained and preserved. In addition to the cultural potentials, Setu Babakan Betawi Cultural Village also has the potential water tourism and agro-tourism which complement the cultural tourism as the most famous tourist attraction. (2) The internal factors and external factors have a great influence to developing the Setu Babakan Betawi Cultural Village. (3) SWOT matrix shows that there are several strategies that can be applied to the development of Setu Babakan Betawi Cultural Village.

Kata Kunci : Betawi cultural village, and development strategy.

  1. S1-2015-318384-abstract.pdf  
  2. S1-2015-318384-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-318384-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-318384-title.pdf