KAJIAN KADAR ESTROGEN DALAM SERUM SAPI FRIESIAN HOLSTEIN (FH) YANG MENGALAMI KAWIN BERULANG DI KELOMPOK TERNAK SAPI PERAH MAJU MAKMUR, JATINOM, KLATEN
SYAH ADAM PRAYOGO, Drh. Agung Budiyanto, MP., Ph.D
2015 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANINTISARI Penelitian mengenai sapi perah yang mengalami kawin berulang sudah dilalukan pada bulan Mei 2014 di kelompok ternak sapi perah Maju Makmur, Jatinom Klaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar estrogen dalam serum sapi Friesian Holstein (FH) yang mengalami kawin berulang di peternakan tersebut. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan cara suvei langsung pada kelompok ternak, pengumpulan data recording inseminasi buatan dan pengambilan sampel darah. Penelitian ini menggunakan 8 ekor sapi perah yang mengalami kasus kawin berulang (sapi perah yang telah dikawinkan melalui inseminasi buatan lebih dari 3 kali tetapi tidak bunting). Terdapat beberapa tahapan untuk mendapatkan gambaran kadar hormon estrogen yaitu pengambilan sampel darah di lapangan, penghitungan kadar hormon estrogen menggunakan metode Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Hasil penelitian menunjukan rata-rata S/C 7,625 dengan rata-rata kadar estrogen 35.39 pg/mL. Data ini menunjukan bahwa kadar estrogen dan S/C sapi perah di bawah standar normal. Hal ini kemungkinan disebabkan karena manajemen pemeliharaan dan manajemen reproduksi sapi perah di peternakan tersebut belum optimal. Kata kunci: Sapi perah, Estrogen, Kawin berulang.
ABSTRACT Reasearch about repeated breeding in dairy cattle (Frisian Holstein) was conduct in Mei 2014. Research take place in Maju Makmur dairy cattle farm in Jatinom Klaten. This research aimed to find out oestrogen concentration in blood serum of Holstein Frisian cattle with repeated breeding. This research was done by direct survey on field, AI data colection and blood sampling. This research using eight dairy cattle with repeated breeding history (in this case those cattle were artificially inseminated more than three time but still fail to pregnant). There is a few step to obtain the concentration of eostrogen. First blood sample were collected from Maju Makmur farm. Then sample were process using Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA). The result of this research shows the average number of AI was 7,625 with the average of estrogen level 35.39 pg/mL. Data indicates that estrogen level and S/C rate of dairy cows are below normal. This condition may be caused by unoptimal farm management and reproduction management. Key word: Dairy cattle, Oestrogen, Repeat breeding.
Kata Kunci : Kata kunci: Sapi perah, Estrogen, Kawin berulang.