Laporkan Masalah

Program Pengendalian dan Pemberantasan Rabies oleh Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Pertanian (DISPERINDAGKOPTAN) Di Kota Yogyakarta

DWI SISWATI, drh. Dewi Kania Musana, M.P

2015 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SV

Rabies adalah penyakit hewan menular yang akut pada susunan syaraf pusat disebabkan oleh virus rabies dan merupakan penyakit zoonosa. Virus rabies merupakan virus RNA, termasuk dalam familia Rhabdoviridae, genus Lyssa. Virus berbentuk peluru, atau silindris dengan salah satu ujung berbentuk kerucut dan pada potongan melintang berbentuk bulat atau elips. Tujuan penulisan adalah untuk mengetahui Program Pengendalian dan Pemberantasan Rabies oleh Disperindagkoptan Jogjakarta. Pengambilan data vaksinasi rabies Hewan Penular Rabies (HPR) 2014 dilakukan di DISPERINDAGKOPTAN, selain itu dilakukan juga wawancara kepada petugas. Analisis data dengan ringkas dan sistematis. Program pengendalian dan pemberantasan rabies di Kota Yogyakarta dilakukan dengan cara vaksinasi secara massal yang dilakukan secara cara door to door dan penyuluhan oleh DISPERINDAGKOPTAN. Vaksinasi terhadap HPR berupa anjing, kucing dan kera periode Januari sampai dengan Agustus tahun 2014 sebanyak 765 ekor, dan seluruhnya dinyatakan negatif rabies. Program pengendalian dan pemberantasan rabies yang dilakukan oleh petugas DISPERINDAGKOPTAN disambut dengan baik oleh masyarakat Yogyakarta sehingga proses vaksinasinya berjalan dengan sangat baik sesuai rencana. Program pengendalian dan pemberantasan rabies di Kota Yogyakarta yang dilakukan oleh DISPERINDAGKOPTAN sudah berjalan dengan baik.

Rabies is an acute infectious animal diseases on the arrangement of the central nervous caused by rabies virus and the disease is zoonosa. Rabies virus is an RNA virus, including within the family Rhabdoviridae, genus Lyssa. The bullet-shaped virus, or cylindrical with one end shaped like a cone and cut round or elliptic transverse. The purpose of writing is to know and eradication of Rabies control programs by Disperindagkoptan Jogjakarta. Data retrieval Penular Animal Rabies rabies vaccination (HPR) 2014 is done in DISPERINDAGKOPTAN, in addition to the interview also officers do. Data analysis with a concise and systematic way. Rabies control and eradication program in the city of Yogyakarta is done by way of mass vaccinations conducted in way door to door and extension by DISPERINDAGKOPTAN. Vaccinations against HPR in the form of dogs, cats and monkeys from January until August 2014 as many as 765 of its tail, and entirely negative declared rabies. Rabies control and eradication programs conducted by the DISPERINDAGKOPTAN officer greeted well by the people of Yogyakarta so that vaksinasinya process runs very well according to plan. Rabies control and eradication program in the city of Yogyakarta, which was done by DISPERINDAGKOPTAN is already well underway.

Kata Kunci : Rabies, Vaksinasi, Disperindagkoptan

  1. D3-2015-337325-bibliography.pdf  
  2. D3-2015-337325-tableofcontent.pdf  
  3. D3-2015-337325-title.pdf