Laporkan Masalah

Analisis pengembangan regional dengan konsep kawasan andalan Batui di Kabupaten Banggai

MOIDADY, Stevan, Dr. Mudrajad Kuncoro, MSc.Sc

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan pertama untuk mengetahui tipe wilayah regional berdasarkan pendapatan per kapita dan pertumbuhan pendapatan masing-masing kecamatan terhadap Kabupaten Banggai. Kedua, untuk mengidentifikasi sektor unggulan masing—masing kecamatan di Kabupaten Banggai. Ketiga, untuk mengetahui tingkat spesialisasi antarkecamatan dalam kawasan andalan, antarkecamatan kawasan andalan dan kawasan bukan andalan, dan antarkecamatan kawasan bukan andalan. Keempat, untuk mengetahui kesenjangan yang terjadi pada kecamatan secara keseluruhan, kawasan andalan dan kawasan bukan andalan. Kelima, untuk mengkaji kawasan andalan di Kabupaten Banggai sudah sesuai dengan kriteria persyaratannya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data sekunder yang bersumber dari PDRB Kecamatan di Kabupaten Banggai, tahun 1993-2000. Data tersebut diperoleh dari kantor BPS Kabupaten Banggai. Hasil analisis tipologi Klassen, Spesialisasi regional dan model logit menunjukkan kebijakan penetapan kawasan andalan tidak dapat memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan berdasarkan peraturannya. Ketiga alat analisis tersebut menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan dan spesialisasi regional bukan merupakan variabel yang menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan kawasan andalan. Acuan yang digunakan sebagai bahan pertimbangan hanyalah tingkat pendapatan per kapita. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa seluruh kecamatan balk yang berada pada kawasan andalan maupun kawasan bukan andalan memiliki sektor unggulan. Dengan demikian referensi yang dipergunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan hanyalah berdasarkan pada pendapatan per kapita dan sektor unggulan. Implikasi dari Tipologi Klassen, dilihat dari seluruh persyaratan yang harus dipenuhi, penetapan kawasan andalan tidak dilaksanakan secara tepat, terutama terhadap Kecamatan Luwuk dan Kecamatan Kintom. Dari hasil analisis rata-rata indeks spesialisasi regional seluruh kecamatan menunjukkan tidak adanya kenaikan. Rata-rata tingkat spesialisasi masing-masing kecamatan yang memiliki spesialisasi lebih tinggi dari rata-rata tingkat spesialisasi semua kecamatan di Kabupaten Banggai yaitu Kecamatan Luwuk. Hasil analisis Entropi Theil menunjukkan kesenjangan yang rendah Kabupaten Banggai dan Kawasan Andalan. Hasil analisis model logit / regresi logistik binary menunjukkan bahwa pendapatan per kapita dan spesialisasi regional adalah signifikan sedangkan pertumbuhan pendapatan tidak signifikan.

The aims of this research were firstly, to know regional types based on the income per capita and growth of each subdistrict compared with Banggai Regency. Secondly to identify the respective superior economical sector of inter-subdistrict in Banggai Regency. Thirdly, to know the inter-subdistrict specialization in the relied regions, inter-subdistrict of relied regions with non relied regions, and inter-subdistrict of non relied regions. Fourthly, to know the inequality that happened in inter-subdistricts generally, the relied regions and the non relied regions. Fifthly, to examine the relied regions in Banggai Regency has agreed with its requirement criteria. The data applied in this research was in the form of secondary data taken from GRDP of subdistrict in Banggai Regency, the year of 1993-2000. The data obtained from The Statistical Central Board (BPS) of Banggai Regency. Analysis result of Klassen Typologi, regional specialization and logit model showed that the determining policy of the relied region could not all the requirements decided based on the rules. The thirdly analysis showed that the income growth variable and the regional specialization were variable being the considering matters in the deciding for the relied region. The reference used as the considering matters was only the income per capita. The analysis result of LQ showed that for entire subdistricts both in the relied region and non relied regions had met the regional superiority requirements criteria. By this, the referency used as the policy taking base was only bassed on income per capita and the superior sector. The implication of Klassen Tipology, seen from all of the requirements must be met, relied regions decision was not implemented properly, esspecially to Luwuk Subdistrict and Kintom Subdistrict. From the analysis result of regions specialization index did not show to increase. the average higher of specialization level from average specialization level in entire subdistrict in Banggai Regency is Luwuk Subdistrict. The analysis result of Entropy Theil Index showed low inequality in Banggai Regency and Relied Region. The analysis result of logit model/binary logistic regression showed that the income per capita and the regional specialization were significant but the growth income was not.

Kata Kunci : Pembangunan Ekonomi Daerah, Kawasan Andalan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.