Laporkan Masalah

Hubungan Dukungan Sosial dengan Activity Daily Living (ADL) pada Lansia Pasca Erupsi Merapi di Hunian Tetap Kuwang Cangkringan Sleman

WINDA BUDIYATI, Dr. Dra. Sumarni DW., M.Kes; Sri Mulyani, S.Kep.,Ns., Mng; Purwanta, S,Kp., M.Kes

2015 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Winda Budiyati1, Sumarni DW2, Sri Mulyani3 INTISARI Latar belakang : Lansia merupakan salah satu populasi yang rentan terhadap dampak bencana. Salah satu bencana yang terjadi adalah meletusnya Gunung Merapi. Lansia yang selamat dari bencana akan mengalami kecemasan, depresi, dan penurunan ADL. Penurunan ADL membuat lansia mengalami masalah dalam hidupnya, sehingga dukungan sosial sangat dibutuhkan untuk menambah ketenteraman hidup lansia. Tujuan penelitian : Menganalisis hubungan antara jumlah pemberi dukungan dan kepuasan dukungan dengan ADL pada lansia pasca erupsi Merapi di Huntap Kuwang Cangkringan Sleman. Metode : Jenis penelitian non eksperimental, metode cross-sectional, bersifat deskriptif analitik. Penelitian dilakukan di Huntap Kuwang, Cangkringan pada bulan Desember 2014-Januari 2015. Subyek penelitian adalah lansia sebanyak 44 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan Social Support Questionnaire dan Barthel Index. Hasil : Tidak ada hubungan antara dukungan sosial ditinjau dari jumlah pemberi dukungan dengan ADL dengan p = 0,306 (p value > 0,05) dan r =0,158 sedangkan dukungan sosial ditinjau dari tingkat kepuasan dengan ADL tidak ada hubungan dengan p = 0,400 (p value > 0,05) dan r = 0,130. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan ADL pada lansia pasca erupsi Merapi di Huntap Kuwang Cangkringan Sleman. Kata kunci :, Dukungan Sosial, Activity Daily Living, Lansia, Erupsi Merapi 1 Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan FK UGM 2 Bagian Kedokteran Jiwa FK UGM 3 Program Studi Ilmu Keperawatan FK UGM

Winda Budiyati1, Sumarni DW2, Sri Mulyani3 ABSTRACT Background: Elderly is one of the populations most vulnerable to the impacts of disasters. One of the disasters was the eruption of Merapi Volcano. Elderly survivors of the disaster will experience anxiety, depression, and decreased ADL. ADL decline makes the elderly having problems in their life, so that social support is needed to add peace of the elderly life. Objective: To analyze the relationship between the number of donor support and satisfaction with the support ADL in the elderly after the eruption of Merapi Volcano in Permanent Housing (Huntap) of Kuwang, Cangkringan, Sleman. Method: Non-experimental research, methods of cross-sectional and descriptive analytic. The study was conducted in Huntap Kuwang, Cangkringan in December 2014-January 2015. Subjects were elderly as much as 44 respondents. Sampling using total sampling technique. Instruments used Social Support Questionnaire and the Barthel Index. Results: There was no relationship between social support in terms of the number of donor support with ADL with p = 0.306 (p value> 0.05) and r = 0.158, while social support in terms of the level of satisfaction with the ADL has no relation with p = 0.400 (p value > 0.05) and r = 0.130. Conclusion: There is no relationship between social support with the ADL in the elderly after the eruption of Merapi Volcano in Huntap Kuwang Cangkringan Sleman. Keywords: Social Support, Activity Daily Living, Elderly, Merapi Eruption 1 Student Nursing Science Faculty, Faculty of Medicine of UGM 2 Psychiatric of Faculty of Medicine of UGM 3 Nursing Science Program, Faculty of Medicine of UGM

Kata Kunci : Dukungan Sosial, Activity Daily Living, Lansia, Erupsi Merapi

  1. S1-2015-317359-abstract.pdf  
  2. S1-2015-317359-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-317359-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-317359-title.pdf