Laporkan Masalah

PENYUSUNAN SKALA GAYA KEPEMIMPINAN AUTENTIK PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS GADJAH MADA

ANGGRA NUR CAHYO, AVIN FADILLA HELMI, Dr. M.Si.

2015 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Kepemimpinan adalah akar masalah dan juga solusi dari berbagai permasalahan yang ada di Indonesia. Kepemimpinan autentik yang mengulas pola perilaku positif dan perspektif moral seorang pemimpin dipercayai mampu mengubah keadaan bangsa menjadi lebih baik. Mahasiswa sebagai pihak yang memiliki peranan besar dalam perubahan bangsa dan generasi penerus bangsa diharapkan memiliki perilaku kepemimpinan autentik agar dapat mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu perlu adanya alat ukur untuk mengetahui perilaku kepemimpinan autentik pada mahasiswa agar memudahkan pembinaan, pelatihan ataupun pemberian perlakuan lainnya. Penyusunan skala diawali dengan penentuan atribut, domain ukur, dan indikator keperilakuan kemudian dilakukan survey dan wawancara pada mahasiswa untuk memudahkan pembuatan aitem. Skala dengan 48 aitem di dalamnya kemudian diuji validitas isi, validitas konkuren, corrected item total correlation, dan analisis faktor. Pengambilan data melibatkan 145 responden pada tahap uji coba dan 351 subjek pada tahap pengambilan data. Akhirnya didapatkan 17 aitem yang lolos dari berbagai tahapan pengujian dengan reliabilitas 0,906, standar eror (se) sebesar 2,891, dan muatan faktor yang bergerak dari 0,356 hingga 0,806.

Leadership could becomes the root and the solution for problems in Indonesia. Authentic leadership becomes a hope for Indonesia because this style reviews positive behavior and moral perspective of a leader who is believed to improve the condition of an organization. College students as an element, which plays an important role in changing the future of a country and becoming the next generation, are expected to possess authentic leadership for the development. Thus, there is a need of measurement in determining students� authentic leadership to support the training or treatment. In formulating the intrument, it is started by determine the attribute, measurement domain, and indicators of behaviour. Later, a survey and an interview were conducted to support the making of items. A scale with 48 items are being tested in terms of its content validity, concurrent validity, corrected item total correlation, and factor analysis. The data collection involved 145 respondents in the pilot and 351 respondents in the final data collection. At last, there are 17 qualified items from different tests with α = 0.906, Se = 2.891, and factor loadings ranging from 0.356 to 0.806.

Kata Kunci : PENYUSUNAN SKALA, KEPEMIMPINAN AUTENTIK