Analisis pembiayaan terhadap sektor basis yang bersumber dari pengeluaran pemerintah daerah di Kabupaten Kupang
MUSKANAN, Nahum, Dr. Arief Ramelan Karseno, MA
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan dan elastisitas pengeluaran pemerintah daerah dan dummi krisis ekonomi dengan sektor basis, pengaruh hubungan dan elastisitas sektor basis dan dummi krisis ekonomi dengan pendapatan asli daerah. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kupang dengan periode penelitian tahun 1993- 2000. Data yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu (time series) Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kupang dan Produk Domestik Regional Bruto Propinsi NTT dan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kupang tahun 1993-2000. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model location quotient (La) dan regresi kuadrat terkecil (OLS). Hasil analisis location quotient terdapat 3 (tiga) sektor basis selama periode penelitian yaitru : sektor pertanian, sektor bangunan/konstruksi dan sektor perdagangan, hotel, restoran. Hasil estimasi OLS bahwa terjadi hubungan positif dan secara statistik signifikan antara pengeluaran pemerintah daerah dengan sektor basis. Setiap kenaikkan pengeluaran pemerintah daerah 1% maka sektor basis naik 0,321563% dan terjadi krisis ekonomi pertumbuhan sektor basis naik 0,239901 %. Hubungan sektor basis dengan pendapatan asli daerah positif dan signifikan dimana pertumbuhan sektor basis naik 1% maka pendapatan asli daerah naik 0,432991 ‘30 sedangkan terjadi krisis ekonorni pendapatan ash daerah turun Elastisitas pertumbu han pengeluaran pemerintah daerah inelastis (0,321563 c 1) terhadap pertumbuhan sektor basis dan elastisitas krisis ekonomi inelastis (0,239931 c 1; terhadap pertcmbi;han sektor basis. Elastisitas pertum buhan sektor basis inelastis (0,432991 > 1) terhadap pertumbuhan pendapatan asli daerah dan elastisitas krisis ekonomi inelastis (-0,18011 4 < 1) terhadap pertumbuhan pendapatan asli daerah.
This research was aimed to find out influence of correlations and elasticity of local government expenditure and dummy economic crisis to basic sectors, and influence of correlation and elasticity of basic sectors and dummy economic crisis to original local income. The research took place in Kupang Regency, 1993-2000 period. Data used were secondary data of time series of gross regional domestic products of Kupang Regency and NTT, and local budget of Kupang Regency in period of 1993-2000. Analysis means used in this research were location quotient (LQ) and least square regression (OLS) . Result of location quotient was derived three basic sectors during the period: aggriculture sector, construction sector and trade sector, hotel, restaurant. The result of OLS estimation proved that there were positive and statidticlly signifcant relations between local government expenditure and basic sectors. Each increase of expense was I%, then basic sector increased of 0.321563%, and when there was economic crisis, the basic sector growth increased of 0.239901 YO. Correlations between basic sectors and original local income were positive and significant in which the basic sector increased of 1 YO, then original local income increased of 0.432991 YO, whereas, in economic crisis, the original local income decreased of 0.181014%. The growth elasticity of local government expenses was inelastic lasic sectors and elasticity of economic crisis ) to the growth of original local income, and was inelastic (-0,181014 c 1) to original local
Kata Kunci : Pembiayaan Pembangunan Daerah, PAD