Laporkan Masalah

ANALISIS KENDALA DAN PERUMUSAN STRATEGI PENYELESAIAN BANK PERKREDITAN RAKYAT DALAM LIKUIDASI

ANDRI WICAKSONO, Eko Suwardi, Dr., Ak., M.Sc.

2015 | Tesis | S2 Manajemen

INTISARI Seiring perkembangan dan eksistensi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebagai bank yang memiliki pangsa pasar yang berfokus pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM), sejak tahun 1987 sampai dengan tahun 2005 Bank Indonesia telah mencabut izin usaha dan melikuidasi sebanyak 318 BPR bermasalah dan tidak lagi dapat terselamatkan. Sampai dengan beralihnya fungsi pengawasan perbankan dari Bank Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 31 Desember 2013, masih terdapat 123 Bank Perkreditan Rakyat Dalam Likuidasi (BPR DL) yang proses likuidasinya belum dapat diselesaikan sehingga proses penyelesaian likuidasinya dilanjutkan oleh OJK. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membahas mengenai kendala yang dihadapi dalam penyelesaian proses likuidasi BPR DL serta perumusan strategi yang efektif dan langkah-langkah yang dapat diterapkan oleh OJK untuk menyelesaikan proses likuidasi BPR DL. Dalam penelitian ini menggunakan analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan strategi dari analisis SWOT. Adapun BPR DL yang telah dilakukan pemetaan sebanyak 123 BPR DL dengan rincian 58 BPR DL berbentuk Perusahaan Daerah dan 65 BPR DL berbadan hukum Perseroan Terbatas dengan kondisi ada tidaknya dokumen, Tim Likuidasi dan Pemegang Saham. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa kendala yang berpengaruh dalam penyelesaian BPR DL adalah keterbatasan dokumen bank dan aset, tidak adanya Tim Likuidasi dan Pemegang Saham yang tidak kooperatif serta keterbatasan ketentuan likuidasi yang mengatur jangka waktu pencairan aset selama 5 tahun 180 hari yang telah terlewati. Disimpulkan juga berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang efektif dalam penyelesaian BPR DL adalah penyusunan peraturan OJK untuk mengisi kekosongan hukum yang ada, strategi pemenuhan dokumen, pembentukan Tim Likuidasi dan penelusuran Pemegang Saham. Terkait dengan hal tersebut, perlu diterapkan strategi koordinasi internal maupun koordinasi eksternal untuk dapat menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi dalam penyelesaian likuidasi BPR DL.

ABSTRACT Along with the development and existence of rural banks (BPR) as the bank which market share focusing on Small and Medium Enterprises (SMEs), since 1987 until 2005 Bank Indonesia has revoked the business license and liquidate as many as 318 rural banks in trouble that no longer can be saved. Until the transfer of the banking supervision function from Bank Indonesia to the Financial Services Authority (FSA) on 31st December 2013, there were still 123 Rural Banks in Liquidation (BPR DL) that the liquidation process can not be resolved so that the completion of the liquidation process followed by the FSA. The main objective of this study was to discuss the obstacles encountered in the completion of the BPR DL liquidation process and formulation of effective strategies and measures that can be implemented by the FSA to complete the BPR DL liquidation process. This study using data analysis along with qualitative descriptive approach to the strategy of a SWOT analysis. The BPR DL mapping has been done as much as 123 BPR DL, 58 BPR DL with a legal entity as Companies Region and 65 BPR DL with a legal entity as Limited Liability Company with the various conditions of the existence of documents, Liquidation Team and Shareholders. The analysis have concluded that the constraints that affect the completion of the BPR DL is limited bank documents and assets, the absence of Liquidation Team and the Shareholders who were not cooperative and liquidation provisions governing limitation period of disbursement of assets for 5 years 180 days that had elapsed. Also concluded based on the results of SWOT analysis, effective strategies in the completion of the BPR DL is the preparation of FSA regulation to fill the existing legal vacuum, document compliance strategy, the establishment of the Liquidation Team and tracking the shareholders. Related to this, the strategy needs to be implemented internal and external coordination coordination to be able to resolve the constraints encountered in the completion of the liquidation of BPR DL.

Kata Kunci : OJK, BPR DL, likuidasi, kendala penyelesaian, SWOT, strategi penyelesaian.