Laporkan Masalah

Manajemen Pemberian Pakan Sapi Perah periode Laktasi Di Unit Pelaksana Teknis Dinas-Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak Diagnostik Kehewanan (UPTD-BPBPTDK) Daerah Istimewa Yogyakarta

ERNA WAHYU SUDRAJAT, drh. Teguh Budipitojo, MP., Ph.D

2015 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SV

INTISARI Kualitas dan kuantitas produksi susu sapi perah yang optimal, salah satunya ditentukan oleh faktor manajemen pakan yang baik. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pakan pada sapi perah pada periode laktasi di peternakan sapi perah Unit Pelaksanaan Teknis Dinas - Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak Dan Diagnostik Kehewanan (UPTD-BPBPTDK) Daerah Istimewa Yogyakarta. Materi yang digunakan dalam penulisan tugas akhir adalah data pencatatan manajemen pakan sapi perah laktasi UPTD-BPBPTDK. Pengumpulan data di lakukan dengan cara pengamatan, praktek langsung dan wawancara dengan anak kandang dan pegawai UPTD-BPBPTDK. Data yang dikumpulkan meliputi jenis pakan yang diberikan, komposisi pakan dan cara pemberiannya. Hasil pengamatan dan kerja langsung menunjukan bahwa pakan yang diberikan pada sapi laktasi terdiri dari hijauan dan konsentrat. Pakan hijauan yang diberikan berupa hijauan kalajana yang telah dichopper sebelum diberikan pada sapi, sebanyak 30 kg/ekor/hari. Rumput diberikan pagi pukul 09.00 WIB dan siang hari pukul 15.00 WIB. Pakan konsentrat yang diberikan berasal dari pabrik KJUB (Koperasi Jasa Usaha Bersama) Puspetasari Ceper Klaten Jawa Tengah dengan kandungan BK 86%, PK 16%, LK 7%, SK 10%, TDN 70%, Ca 1,2%, P 0,6%, Vitamin 1,03%, Sodium 0,23%. Sapi diberikan pakan konsentrat 6 kg/ekor/hari yang ditambahkan 1 sendok makan mineral sebelum dilakukan pemerahan dan terlebih dahulu dimandikan. Pemerahan dilakukan 2 kali sehari secara manual pada pukul 05.00 WIB dan 13.00 WIB. Dapat di simpulkan, metode pemberian dan frekuensi pemberian pakan untuk sapi perah laktasi di UPTD-BPBPTDK sudah sesuai dengan literatur. Kata kunci : sapi perah laktasi, jenis pakan, dan pemberian pakan

Abstract The ones factor for optimal quality and quantity on milk production of dairy cows is a good feed management. The purpose of this reportation is to determine the feed management on dairy cattle, especially during the period of lactation in dairy farm Unit Pelaksanaan Teknis Dinas - Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak Dan Diagnostik Kehewanan (UPTD-BPBPTDK) in special district of Yogyakarta. Recording data of lactating dairy cow in UPTD-BPBPTDK was used. The methods of data collection were observation, direct practice and interviews with the employees of UPTD-BPBPTDK. The collected dates consist of feed given types, feed composition and method of administration. The observation showed that the feed for lactating cows consist of forage and concentrate. The forage was kalajana which has been chopped before feeded to the cows, as much as 30 kg / head / day. Grass was given in the morning at 09.00 am and noon at 03.00 pm. The concentrate produced by KJUB (Koperasi Jasa Usaha Bersama) Puspetasari Ceper Klaten in Central Java with a content of 86% BK, 16% PK, 7% LK, 10% SK, 70% TDN, 1.2% Ca, 0.6% P, 1, 03% Vitamin, and 0.23% Sodium. Feed is given in amount of 6 kg / head / day with added 1 tablespoon of mineral prior to milking, in which the cattle should be washed beforehand. Milking was done manually at 05.00 pm and 13.00 pm twice a day. In general, the administration mode and frequency of feeding for the lactating day cow in UPTD-BPBPTDK Daerah Istimewa Yogyakarta is approximate according to the literature. Keywords: dairy cow lactation, type of feed, and feeding

Kata Kunci : sapi perah laktasi, jenis pakan, dan pemberian pakan