Laporkan Masalah

PENGARUH KONSELING DALAM EDUKASI DAFTAR MENU DIET DM TERHADAP PENGENDALIAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PRAKTEK DOKTER KELUARGA BPJS

DWI ARINI ERNAWATI, Dr. Toto Sudargo,S.KM,.M.Kes ; dr. Probosuseno,Sp.PD,K-Ger

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang :Kasus DM semakin meningkat dari tahun ke tahun, secara epidemiologi, diperkirakan bahwa pada tahun 2030 prevalensi Diabetes Melitus (DM) di Indonesia mencapai 21,3 juta orang (Diabetes Care, 2004).Percepatan naiknya prevalensi penderita DM dipicu oleh pola makan yang salah,sehingga setiap pasien DM perlu mendapatkan edukasi mengenai perencanaan makan yang sesuai dengan kebutuhan kalorinya.Beberapa penelitian yang dilakukan pada umumnya menerapkan edukasi dengan satu metode yaitu kuliah in class saja atau konseling saja, sehingga sejauh mana pengaruh konseling kurang dapat dipastikan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konseling dalam edukasi daftar menu diet DM terhadap pengendalian glukosa darah pada pasien DM tipe 2 di praktek dokter keluarga BPJS Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pre test - post test control group design.Subjek penelitian diambil secara acak dari dua tempat yang berbeda dengan kadar HbA1c lebih dari sama dengan mg/dl. Kelompok kontrol diberikan daftar menu diet DM diikuti edukasi melalui kuliah tanpa konseling sedangkan kelompok kasus diberikan daftar menu diet DM diikuti edukasi melalui kuliah dan konseling.Setelah intervensi selesai, semua subjek penelitian akan diukur kadar HbA1c nya, dan dilakukan analisa statistik dengan uji bivariat. Hasil Penelitian : Subjek penelitian untuk kasus 29 orang, kontrol 30 orang. Hasil uji bivariat konseling terhadap pengendalian glukosa darah didapatkan nilai p < 0.05, sehingga ada perbedaan yang bermakna pada pengendalian glukosa darah antara kelompok kasus yang mendapatkan konseling dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan konseling, dari uji tersebut juga bisa dinyatakan bahwa pasien dengan konseling, rata-rata nilai HBA1c akan turun sebesar 1.9 kali lebih besar jika dibandingkan dengan pasien yang tidak mendapatkan konseling. Kesimpulan : Kelompok yang mendapatkan konseling dalam edukasi daftar menu diet DM memiliki pengendalian glukosa darah lebih baik dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan konseling dalam edukasi daftar menu diet DM

Background: In epidemiology, it is estimated that in 2030 the prevalence of diabetes mellitus (DM) in Indonesia reached 21.3 million people (Diabetes Care, 2004). Education about diabetes meal plan that fits the needs of calories is needed. Patients usually get a class lecture or counseling only so differences between the patients who received college without counseling with patients who received college plus counseling not known Objective: To determine the effect of counseling in education of DM Diet Menu for blood glucose control in patients with type 2 diabetes mellitus in family practice physician Methods: This study is a quasi-experimental design with pretest - posttest control group design. Subjects were selected from two different places, who had levels of HbA1c more than mg/dl.The control group got a list of DM diet followed by college without counseling while the case got education and counseling.After the intervention, HbA1c levels were measured. Bivariat independent sample t test was used for statistic analysis. Results: Subjects consisted of 29 respondents in the case group, and 30 respondents in the control group. From the results of the bivariate test counseling for blood glucose control, p value < 0.05, so it can be concluded that there are significant differences in blood glucose control between the case that get counseling with a control group that did not receive counseling,and in the patient with counseling the average value of its HbA1c decreased by 1.9 times greater when compared with patients who did not receive counseling. Conclusion: The group who received counseling in education diet DM have better blood glucose control than the group that did not receive counseling in education diet DM.

Kata Kunci : konseling, pengendalian glukosa darah