ANALISIS KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA YOGYAKARTA
KETUT AYU APRILIA M, Drs. Herman Legowo, M.Si., Ak.
2015 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVPendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan tolak ukur keberhasilan daerah dalam mencukupi kebutuhan perekonomian daerah yang meliputi: pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Peningkatan PAD berpengaruh besar terhadap pembangunan suatu daerah, oleh karena itu PAD tidak lepas dari potensi-potensi pendapatan yang ada, salah satunya berasal dari penerimaan pajak daerah.Pajak daerah merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki suatu daerah dalam peningkatan kekayaan suatu daerah. Melalui Tugas Akhir ini, penulis membahas tentang kontribusi penerimaan pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana penulis menganalisis data yang ada pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2013. Dalam penelitian ini penulis menitikberatkan pada penerimaan pajak daerah yang terdiri dari 10 (sepuluh) jenis pajak daerah, diantaranya: pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang ada di Kota Yogyakarta. Tugas Akhir ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dilakukan dengan menggunakan data sekunder yaitu data Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Yogyakarta. Adapun hasil penelitian ini diketahui bahwa kontribusi terbesar berasal dari pajak daerah yaitu sebesar 61% pada tahun 2012 dan sebesar 59% pada tahun 2013, kontribusi per jenis pajak terbesar berasal dari pajak hotel, dan tingkat efektivitas pada tahun 2012 & 2013 sudah mengalami peningkatan.
Local income is an indicator of local success in meeting local economic need. Local income includes local taxes, local retribution, yield of separated local asset management and other valid local incomes. Increase in local income influence greatly development of a region, so local income is not separated from existing income potentials. One of the potentials is local tax revenue. Local tax is the greatest potential of a region in increasing asset of a region. In this final assignment, author discusses contribution of local tax revenue over local income by analyzing data from 2012 through 2013. Author focus on local taxes consisting of hotel tax, restaurant tax, entertainment tax, advertising tax, street lighting tax, park tax, water tax, swiftlet nets tax, land and building tax, acquisition duty of right on land and building, in Yogyakarta. This final project using quantitative descriptive method, carried out using secondary data is data revenue (PAD) of Yogyakarta. The results of the study showed that the largest contribution coming from local taxes in the amount of 61% by 2012 and 59% by 2013, the largest contribution per type of taxis derived from hotel taxes, and the level of eff ectiveness in 2012 and 2013 has been increased.
Kata Kunci : Analisis, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pajak Daerah