Laporkan Masalah

Analisis Peremajaan Optimal Tanaman Karet di Kebun Getas, PT. Perkebunan Nusantara IX Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

TITIK WIDYASARI, Dr.Ir.Slamet Hartono; M.Sc Prof.Dr.Ir. Irham, M.Sc.

2015 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Secara normatif, perusahaan menentukan waktunya peremajaan tanaman karet adalah tahun ke-30, namun kenyataannya banyak yang diremajakan sebelum 30 tahun. Penelitian bertujuan untuk menentukan saat dan proporsi luasan kebun yang diremajakan peremajaan optimal tanaman karet serta melihat responnya jika terjadi perubahan kenaikan biaya, penurunan harga dan kenaikan suku bunga riil. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dilakukan di Kebun Getas, PT Perkebunan Nusantara IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat optimal peremajaan tanaman karet tercapai pada saat perpotongan antara NR dan ANR tertinggi, atau tambahan manfaat tidak meremajakan karet sama dengan tambahan biaya tidak meremajakan karet pada saat tahun ke-25 dan proporsi luasan kebun yang diremajakan adalah 4%. Jika terjadi perubahan penurunan harga jual karet 1%-34%, kenaikan biaya 20%, penurunan harga 1-10% bersamaan dengan kenaikan biaya 1-10%, dan perubahan bunga hingga 7% tidak mengubah saat optimal dan proporsi luasan kebun yang diremajakan. Perubahan terjadi saat kenaikan bunga mulai dari 8% mengubah saat peremajaan optimal menjadi lebih lama dan proporsi luasan kebun yang diremajakan lebih sempit. Perusahaan sebaiknya meremajakan dengan pertimbangan teknis dan finansial, sehingga dapat berkelanjutan dan seimbang.

Normatively, the company set a time replanting rubber is 30th year, but in reality many are replanted before 30 years. The research aimed to determine the right time and the proportion of area estate optimal replanting for rubber plant and see the response if there is a change rising costs, falling prices and rising real interest rates. Sampling was done by purposive, conducted in Getas estate, PT Perkebunan Nusantara IX. The results showed that the optimum periode to replant rubber reached when the intersection between NR and the highest ANR, or additional benefits not replanting the rubber together with the additional cost does not replanting the rubber during the 25th year and the proportion of area replanted estate is 4%. If there is a change in the selling price decrease of 1% -34%, 20% increase in costs, the decline in prices 1-10% along with 1-10% increase in costs, and changes in the real interest rate until 7% did not change the optimal periode and the proportion of area replanted estate. Changes occur when the real interest rate starting from 8% to change the current optimal replantation becomes longer and the proportion of area replanted estate narrower. Companies should replant the rubber plantations according to appropriate technical and financial considerations, so that sustainable and balanced plantation can be achieved.

Kata Kunci : peremajaan optimal, tanaman karet, tingkat bunga riil