Kajian tentang Pembuatan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dalam Jual Beli Hak Milik Atas Tanah
KHILMY ROSYIDAH, Pitaya, S.H., M.Hum
2015 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian berjudul Kajian tentang Pembuatan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dalam Jual Beli Hak Milik atas Tanah ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis alasan notaris-PPAT membuat Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dalam jual beli hak milik atas tanah, serta mengetahui dan menganalisis dasar pemikiran notaris-PPAT mengartikan istilah tunai yang merupakan salah satu sifat dari jual beli hak milik atas tanah. Penulisan ini bersifat normatif empiris dengan penelitian hukum terhadap data primer dan data sekunder. Seluruh data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan dibuatnya Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dalam Jual Beli Hak Milik atas Tanah adalah karena tidak atau belum terpenuhinya syarat materiil maupun syarat formil untuk dapat dilakukannya jual beli hak milik atas tanah. Dalam menafsirkan mengenai pengertian istilah tunai, terdapat perbedaan antara pemikiran notaris-PPAT dengan teori hukum adat yang ada. Yang dimaksud dengan tunai adalah bahwa penyerahan hak atas tanah oleh pemilik tanah (penjual) dilakukan bersamaan dengan pembayaran harganya oleh pihak lain (pembeli). Menurut teori hukum adat, kata tunai mungkin berarti harga tanah dibayar secara kontan, atau baru dibayar sebagian. Namun, notaris-PPAT menganggap bahwa jual beli hak milik atas tanah baru dapat dikatakan memenuhi sifat tunai jika pembayarannya dilakukan secara lunas atau kontan.
The research tittled The Research About The Making of Sale and Purchase Binding Agreement on Transaction of Property Right of Land has the purpose to know and analyze the reasons of Notary-PPAT make The Sale and Purchase Binding Agreement on transaction of property right of land, it also has the purpose to know and analyze how Notary-PPAT definite cash which is one of characteristic in transaction of property right of land. This research is a normative empiric research with the law research of primary data and secondery data. The entire collected data are analysed by qualitative method. The result of the research showed that the reason of Notary-PPAT make The Sale and Purchase Binding Agreement on the transaction of property right of land is that the material prerequirement and formal prerequirement to do the transaction of property right of land has not fulfilled yet. On interpretating about the definition of cash, there is difference between notary-PPATs thought and customary law theory. According to the customary law theory, cash means that the price may be paid by full payment or not. On the other side, Notary-PPAT said that the transaction of property right of land could fulfill the characteristic named cash if only it is paid by full payment.
Kata Kunci : Perjanjian, Jual Beli, Tunai