Laporkan Masalah

KETERBATASAN SISTEM INFORMASI DALAM PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN (Studi Kasus Perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta)

ANDREAS BAYU NUGROHO, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo

2015 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Penelitian ini akan mengkaji tentang keterbatasan sistem informasi dalam proses perencanaan pembangunan. Sejalan dengan paradigma e-government, pemanfaatan teknologi informasi merupakan salah satu inovasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi tersebut terwujud dalam penggunaan sistem informasi dalam setiap proses perencanaan pembangunan di Pemda DIY. Namun penggunaan sistem informasi tidak secara otomatis mempermudah proses perencanaan pembangunan. Masih dijumpai keterbatasan-keterbatasan penggunaan sistem informasi dalam tahapan-tahapan perencanaan meliputi penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan rencana, evaluasi pelaksanaan rencana. Keterbatasan-keterbatasan tersebut juga dapat dijumpai dalam pendekatan proses perencanaan yang meliputi pendekatan politik, pendekatan teknokratik, pendekatan partisipatif, serta pendekatan atas-bawah dan bawah-atas. Beberapa keterbatasan sistem informasi yang menyebabkan belum berkontribusi secara optimal dalam mendukung tahapan-tahapan dan pendekatan proses perencanaan diantaranya adalah (1)Sistem informasi bersifat teknokratis dimana secara umum sistem memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perencanaan secara teknokratis; (2)Sistem informasi bersifat teknis, dimana sistem lebih berperan dalam mempermudah hal-hal yang bersifat teknis seperti pembatasan waktu entri dan penyajian laporan dalam format tertentu; (3)Sistem informasi belum sepenuhnya mendukung pengambilan keputusan dikarenakan informasi yang ditampilkan masih belum dianalis secara mendalam tetapi lebih kepada pengelompokan informasi; (4)Sistem belum menjamin konsistensi data, dimana sistem yang tidak terintegrasi belum bisa menjamin konsistensi data antar sistem yang dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan. Keterbatasan-keterbatasan tersebut tidak hanya disebabkan oleh kemampuan sistem informasi itu sendiri, namun juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menjadi kendala, yaitu kendala teknis, kendala data, kendala prosedur, serta kendala politis dan kebijakan. Sistem informasi dapat berjalan optimal jika kemampuan sistem terus diperbaiki dan kendala-kendala yang ada diminimalkan serta semua unsur saling bersinergi dan berperan aktif memberikan dukungan terhadap penggunaan sistem informasi.

This study will examine the limitations of information systems in the development planning process. In the implementation of E-Government, using technological information system becomes an inovation to improve government productivity. In Yogyakarta Special Province (DIY), some technological information systems are used in planning process to make it easier and more effective. However, limitations of them are still found in both stages and approaches of planning process. This study will examine the limitations in using those systems in the development planning process at the government of DIY. The limitations of the systems that cause their contribution have not been optimal yet in the planning process are (1) they are technocratic. Generally, they are designed to support technocratic planning. (2) they are technical. They have roles to facilitate technical matters such as to restrict time of data entry and to provide reports in specific formats. (3) They can not be used optimally to support decision-making process because informations that are produced from the systems are not depth analyses. (4) The systems do not guarantee data consistency because they have not been integrated yet. Those limitations are not only caused by the information system ability, but also influenced by several obstacle factors including technical obstacles, data obstacles, procedure obstacles, the political and policy obstacles. Information systems run optimally if the ability of the systems is improved continuously and the obstacles is minimized and all elements synergize and actively provide supports for information system utilization.

Kata Kunci : e-goverment, planning process, information system

  1. S2-2015-357595-abstract.pdf  
  2. S2-2015-357595-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-357595-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-357595-title.pdf