Laporkan Masalah

Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan PLTN Muria Di Jepara

LAKSANA WIDITAMA, SIP, Dr. Nanang Pamuji Mugasejati

2015 | Tesis | S2 Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan PLTN Muria di Jepara memiliki posisi yang penting. Partisipasi yang memadai akan mendorong munculnya dukungan dan sekaligus legitimasi terhadap pembangunan PLTN Muria di Jepara. Klaim dukungan masyarakat yang dikemukan oleh BATAN pada tahun 2003 tidak bisa dipakai sebagai acuan untuk melaksanakan pembangunan PLTN karena maraknya aksi penolakan masyarakat Balong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memanfaatkan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan diskusi kelompok terfokus. Untuk data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Penelitian ini menemukan bahwa tingkat partisispasi masyarakat dalam pembangunan PLTN Muria kurang memadai. Kesempatan untuk melangkah ke sub-tahapan konsultasi pada tanggal 2 September 2007 mengalami kegagalan karena ketidaksediaan pemerintah untuk bertemu dan mendengar secara langsung sikap masyarakat Balong secara utuh. Inilah yang menyebabkan masyarakat Balong terjebak pada sub tahapan informasi. Buntunya peluang partisipasi lebih lanjut membuat masyarakat hanya bisa melakukan serangkaian aksi protes hingga akhir tahun 2011.

Citizen participation in the construction of Muria Nuclear Power Plant in Jepara has important position. Sufficient participation will drive support and legitimacy for the construction of Muria Nuclear Power Plant in Jepara. The claim on people support which has been declared by BATAN on 2003 cannot be used as justification for the nuclear power plant construction since more protests have been voiced by Balong people. This research use qualitative method which use primary and secondary data. The primary data was collected through observations, interviews and focus group discussions. Library research was used to gain secondary data. This research finds that the level of citizen participation in Muria Nuclear Power Plant construction is not sufficient. The opportunity to step higher at the sub-level of consultation on 2nd September 2007 has been failed because of the unwillingness of the government to meet and hear directly Balong people stance on nuclear power plant completely. This situation has made Balong people entrapped at information sub-level. The incapability to gain further participation level has forced people to have series of protest up to the end of 2011.

Kata Kunci : Kata Kunci: partisipasi masyarakat, PLTN Muria/ Keywords: citizen participation, Muria Nuclear Power Plant

  1. S2-2015-239605-abstract.pdf  
  2. S2-2015-239605-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-239605-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-239605-title.pdf