Pengurangan Risiko Bencana Pesisir untuk Pengelolaan Wisata Alam Taman Nasional Kepulauan Karimunjawa
AYU WAHYUNINGTYAS, Prof. Dr. H. A. Sudibyakto, M.S. ; Prof. Dr. Sunarto, M.S.
2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN BENCANAGugusan pulau yang ada di Karimunjawa adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki fungsi sebagai daerah perlindungan bagi sistem penyangga kehidupan baik berupa flora dan fauna maupun masyarakat Karimunjawa. Sumberdaya alam yang beragam juga menjadi daya tarik untuk aktivitas wisata di Karimunjawa. Pentingnya pengeloaan penting dilakukan untuk mengurangi dampak akibat meningkatnya aktivitas wisata dan ancaman-ancaman alam yang merusak seperti terdapatnya gelombang pasang yang termasuk dalam bencana kepesisiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terdapatnya bencana pesisir bagi wisata di Karimunjawa, serta untuk merekomendasikan upaya pengurangan risiko terhadap kemungkinan ancaman bencana pesisir yang terjadi di Karimunjawa terhadap pengelolaan wisata selanjutnya. Penelitian ini menggunakan landasan berpikir deduktif yang menyimpulkan sesuatu dari analisis fenomena-fenomena yang sudah ada. Jenis penelitiannya tergolong penelitian eksploratif dan evaluatif dengan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kelayakan wisata di Karimunjawa menunjukkan nilai skor yang baik dan sesuai dengan nilai sebesar 0,72. Hal ini bertolak belakang dengan kajian risiko bencana pesisir yang menunjukkan tingkat risiko bencana pesisir yang sedang dan tinggi terutama di lokasi wisata di Karimunjawa. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan, maka perlu adanya upaya pengurangan risiko yang ditimbulkan oleh ancaman bencana pesisir untuk pengelolaan wisata. Salah satu bentuk yang dilakukan adalah zoning kawasan untuk memberi batasan pemanfaatan dari setiap wilayah yang berisiko bencana. Selain itu, pengembangan strategi dengan fokus prioritas juga direncanakan untuk menghadapi ancaman bencana pesisir. Strategi ini penting dipersiapkan dengan koordinasi yang baik antar stakeholder terkait untuk menciptakan kerjasama dalam mencapai tujuan pengurangan risiko bencana untuk pengelolaan wisata di Karimunjawa.
Group of islands in Karimunjawa is a nature conservation area which has a function as a protection area for life support system of flora, fauna and the communities. The diversity of natural resources is also being an attraction for tourism activity in Karimunjawa. The management is important to reduce the impact of increased tourism activity and natural hazards such as the destructivity tidal wave that is included in the marine disasters. The objective of this study is to determine the effect of the marine disaster for tourism in Karimunjawa, and to give a recommendation the risk reduction to the possibility of marine disasters that occured in the Karimunjawafor the tourism management. This study uses deductive critical framework which conclusingfrom the analysis of the phenomenas that already exist. The types of the research is an exploratory and evaluative with qualitative and quantitative approaches. The results showed that the tourimfeasibility study in Karimunjawa showed a good score and a value of 0.72. This is in contrast to the marine disaster risk assessments that indicate the level of marine disaster risk is medium and high, especially at tourist sites in Karimunjawa. Therefore, to reduce damages and losses, hence the need for efforts to reduce the risks posed by the marine disaster for tourism management. One of the form is the zoning regulation to give a boundaries for each use in every region which has risk. In addition, the development strategy with a focus priority is also planned to face the marine disasters. This strategy is important prepared with good coordination among the relevant stakeholders to create cooperation in achieving the goals of disaster risk reduction for tourism management in Karimunjawa.
Kata Kunci : Pengurangan Risiko, Bencana Pesisir, Pengelolaan Wisata, Karimunjawa