Analisis Faktor -Faktor yang Memengaruhi Ketimpangan Pendapatan di Kalimantan Timur Tahun 2009-2013
Nurus Soimah, Budiono Sri Handoko, M.A., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanKegiatan pembangunan setiap daerah tidak dapat terlepas dari ketimpangan pendapatan. Ketimpangan pendapatan dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari ketimpangan pendapatan adalah ketimpangan pendapatan akan memberikan dorongan kepada daerah yang terbelakang untuk dapat berusaha meningkatkan kualitas hidupnya. Dampak negatif yang ditimbulkan dengan semakin tingginya ketimpangan pendaparan antar-wilayah adalah berupa inefisiensi ekonomi, melemahkan stabilitas sosial, dan solidaritas. Ketimpangan pendapatan perlu diminimalkan karena dapat menimbulkan ketidakadilan dan konflik sosial. Guna meminimalisir ketimpangan pendapatan maka terlebih dahulu harus diketahui faktor yang dapat menyebabkan ketimpangan pendapatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, kontribusi pertanian dan Indeks Pembangunan Manusia dapat mengurangi tingkat ketimpangan pendapatan di Kalimantan Timur pada tahun 2009-2013. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah penelitian eksplanatori (explanatory research). Jenis data dalam penelitian ini adalah data skunder yang penyusun peroleh dari publikasi BPS kabupaten/kota di Kalimantan Timur pada tahun 2009-2013. Penelitian ini dilakukan pada 14 kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode regresi data panel. Hasil penelitian membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur terbukti tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Kontribusi pertanian berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan dan IPM memiliki pengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan. Kontribusi penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi yang baik belum tentu menurunkan ketimpangan pendapatan jika tidak diikuti oleh luasnya lapangan pekerjaan.
Each regional development activities cannot be separated from the inequality. The imbalance can cause a positive impact nor negative. The positive impact of inequality is the inequality will give a boost to the less developed regions in order to try to improve their quality of life. While the negative impact caused by the increasing inequality between regions is a form of economic inefficiency, weaken social stability and solidarity. Inequality needs to be minimized because it can lead to injustice and social conflict. In order to minimize the imbalance it must first know the factors which can cause lameness. The purpose of this study is to prove whether the increase in economic growth, the contribution of agriculture and the Human Development Index can reduce the level of income inequality in East Kalimantan in the year 2009-2013 This type of research that will be used in the preparation of this thesis is explanatory research. The type of data in this research is secondary data obtained from the published author of districts / City in East Kalimantan in the year 2009-2013. This study was conducted in 14 districts/City in East Kalimantan. The data analysis techniques in this research is to use panel data regression method. Research result that economic growth in East Kalimantan proved a significant effect on income inequality. Agriculture contributes a positive effect on inequality and the HDI has a positive effect on income inequality. Contribution of this research is a good economic growth is not necessarily lower the income inequality if not followed by the extent of employment.
Kata Kunci : Ketimpangan Pendapatan, Pertumbuhan Ekonomi, Kontribusi pertanian dan IPM