Laporkan Masalah

KAJIAN LABORATORIUM DARI CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) DENGAN MENGGUNAKAN ASPAL MODIFIKASI POLIMER ETHYL VINYL ACETAT (EVA)

YOSEVINA, Ir. Latief Budi Suparma, M.Sc, Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Sistem dan Teknik Transportasi

Lapisan Aspal Beton (Laston) memiliki tingkat fleksibelitas yang tinggi sehingga penempatan langsung di atas lapisan seperti lapisan aus (AC-WC) membuat lapisan ini rentan terhadap kerusakan akibat temperature yang tinggi dan beban lalu lintas berat. Di samping hal tersebut, kerusakan jalan juga karena terlalu tingginya viskositas aspal keras saat pencampuran dengan agregat akibat tidak berjalannya pengendalian mutu di Asphalt Mixing Plant (AMP) sehingga temperatur aspal tidak terkontrol.Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan aspal modifikasi Ethylene Vinyl Acetate (EVA) dalam campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Sehingga kendala rentannya Laston terhadap retak setidaknya diharapkan mampu diatasi oleh campuran beton aspal yang mengandung aspal polimer tersebut. Tahapan pengujian bahan dilakukan terhadap tiga benda uji yang akan digunakan, yaitu agregat ex clereng, aspal pertamina penetrasi 60/70, dan modifier jenis polymer Ethylene Vinyl Acetate (EVA). Berikutnya dilakukan perancangan campuran untuk menentukan kadar aspal optimum, setelah mendapatkan kadar aspal optimum dilakukan pembuatan benda uji untuk dilakukan pengujian Marshall dan durabilitas modifikasi dengan lama waktu perendaman 0,5 jam dan 24 jam. Kemudian untuk pengujian di laboratorium dilakukan pengujian Marshall untuk memperoleh nilai Marshall properties dengan variasi kadar aspal modifikasi EVA sebesar 0% (Variasi 1), 1% (Variasi 2), 2% (Variasi 3), 3% (Variasi 4), dan 4% (Variasi 5). Kadar aspal optimum untuk variasi penggunaan aspal modifikasi EVA masing-masing variasi adalah 5,30%, 5,35%, 6,30%, 6,85% dan 6,75%. Hasil dari pengujian Marshall menunjukan bahwa dengan penggunaan aspal modifikasi Eva variasi 1 sampai variasi 5 dapat meningkatkan kadar aspal optimum, nilai stabilitas, dan nilai MQ dari lapisan AC-WC. Variasi optimum diambil dari Variasi 3 yaitu aspal modifikasi EVA 2 %, karena dilihat dari nilai stabilitas dan MQ yang tinggi di antara variasi lainnya, yaitu 1933 kg dan 570 kg/mm. Kemudian penurunan nilai stabilitas campuran diduga karena terjadinya penurunan nilai kepadatannya serta kecenderungan nilai VIM semakin besar seiring meningkatnya aspal modifikasi EVA dalam campuran AC-WC. Secara ringkas, campuran Asphalt concrete Wearing Course (AC - WC) yang menggunakan aspal modifikasi EVA memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC -WC) yang tanpa menggunakan aspal modifikasi EVA. Kata kunci: AC - WC, Ethylene Vinyl Acetate, , Marshall, stabilitas, MQ

Layer Asphalt concrete (Laston) has a high level of flexibility so that the placement of such a layer directly above the wear layer (AC-WC) make this layer susceptible to damage from high temperatures and heavy traffic loads. In addition to these, as well as the damage is too high viscosity when the hard asphalt mixing with aggregate due to the ineffectiveness of quality control in Asphalt Mixing Plant (AMP) so that the asphalt temperature is not controlled. This study is intended to take advantage of Ethylene Vinyl Acetate (EVA) as a polymer in a mixture of Asphalt concrete - Wearing Course (AC - WC). So that constraints Laston vulnerability to cracking at least expected to be addressed by asphalt concrete mixtures containing the polymer asphalt. Stages of materials testing carried out on three specimen to be used , ex Clereng aggregate , asphalt penetration pertamina 60/70 , and modifier type of polymer Ethylene Vinyl Acetate (EVA) . The next stage is to design the mixture to determine the optimum bitumen content , after getting the optimum bitumen content test object to be making Marshall and durability testing modifications to the long immersion time of 0.5 hours and 24 hours. Tests in laboratory testing Marshall Marshall to acquire properties with a value of EVA modified asphalt content variation of 0% (Variation 1), 1% (Variation 2), 2% (Variation 3), 3% (Variation 4), dan 4% (Variation 5). Optimum bitumen content for variations in the EVA modified asphalt respectively 5,30%, 5,35%, 6,30%, 6,85% dan 6,75%. The result of Marshall test showed that the addition variation 1 to variation 5 EVA modified asphalt tend to increase Optimum Asphalt Content, stability value and MQ value of AC-WC mixture. Optimum Variation is Variation 3 (EVA modified bitumen 2 %) , as seen from the high stability and MQ among other variations , are 1933 kg and 570 kg / mm. Then the mixture is suspected impairment of stability due to the decline in the value of its density and the greater propensity VIM value with increasing EVA modified asphalt in the mix AC - WC. Generally, Asphalt concrete - Wearing Course (AC-WC) mixtures with the addition of EVA modified asphalt gives the best result compared to AC-WC mixture without EVA modified asphalt. Keywords: AC -WC, Ethylene Vinyl Acetate, , Marshall, stability, MQ

Kata Kunci : Keywords: AC - WC, Ethylene Vinyl Acetate, , Marshall, stability, MQ


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.