Laporkan Masalah

Kemampuan keuangan daerah untuk melakukan pinjaman guna mebiayai proyek persampahan di Pemerintah Kota Magelang

BRATA, Gatot Bayu, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi keuangan dan untuk menentukan besarnya pinjaman yang layak yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Magelang dan juga untuk memperkirakan seberapa besar kemampuan untuk mengembalikan pinjamannya. Serta menganalisis guna menilai dan mengevaluasi proyek pada sektor persampahan yang dibiayai dari dana pinjaman di Pemerintah Kota Magelang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Magelang selama tahun anggaran 1996/1997 sampai dengan tahun anggaran 2001. Data tersebut meliputi, penerimaan daerah yang terdiri dari sisa lebih perhitungan, pendapatan asli daerah (PAD), bagi hasil pajaklbaqi hasil bukan pajak (BHPIBHBP) atau bagian daerah, sumbangan (DAU), Bantuan Pembangunan serta bagian lain-lain penerimaan yang sah. Data pengeluaran daerah berupa, pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan, yang diperoleh dari bagian keuangan Pemerintah Kota Magelang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis untuk menghitung kontribusi dan pertumbuhan dan alat analisis Debt Service Coverage Ratio (DSCR) dan Batas Maksimum Pinjaman (BMP), menurut Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2000. Serta alat analisis lainnya untuk menghitung kelayakan suatu proyek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi keuangan Pemerintah Kota Magelang selama tahun anggaran 1996/1997-2001 menunjukkan kontribusi PAD terhadap total penerimaan rata-rata sebesar 24,55% dan pertumbuhannya rata-rata sebesar 13,84%, bagi hasil pajak bukan pajak kontribusinya rata-rata sebesar 12,l6% dan pertumbuhan rata-rata sebesar 16,82%. Penerimaan yang berasal dari sumbangan dan bantuan pemerintah pusat kontribusi rata-rata sebesar 63,30% dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 106,89%. Untuk perhitungan mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2000 tentang Pinjaman Daerah dari tahun anggaran 1996/1997- 2001, Debt Service Coverage Ratio (DSCR) rata-rata per tahun sebesar 47,05%, ha1 ini menunjukkan bahwa hasil tersebut masih di atas ambang batas yang telah ditetapkan yaitu sebesar 2,5. Hasil dari analisis Batas Maksimum Pinjaman (BMP) menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Magelang pada tahun anggaran 1996/1997-2001 mampu untuk melakukan jumlah pinjaman yang lebih besar dibanding dengan jumlah pinjaman yang telah dilakukan. Dari hasil analisis studi kelayakan proyek pada sektor persampahan menghasilkan nilai untuk BCR 1,070, NPV 108.130.227,61 dan IRR sebesar 25,19% serta Payback Period slam 9 Tahun 2 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa proyek yang akan dilaksanakan dapat disimpulkan layak untuk dilaksanakan.

This study was aimed to identify the finacial composition and to determine the amount of loan deserved to carry out by Magelang County Government and to predict how well its ability to return its loan and to analyze in order to asses and evaluate the project in the waste sector, wich was financed by the loan of Magelang County Government. The data used in this study was primairy data in the form of district Expenditure and Revenue Budget Realization (APBD) of Magelang County Government within the budgeting year of 199611997 until 2001. The data comprised of district income, which comprised of the ratio of the calculation, district genuine revenue (PAD), tax revenue share1the share of calculation ratio (BHPIBHBP) or district part, charity (DAU), Development Assistance and orther parts of valid revenue. While, the district expenditure was in the form of routine expenditure and development expenditure, obtained from Magelang County Government’s financial department. The analysis tools used in this study were the anaiysis used to count the contribution and the growth, and the analysis of Debt Service Coverage Ratio (DSCR), and Loan Maximum Limit (BMP), according to the Government’s Regulation Number 107 in the year of 2000, and other analysis tools used to count the reability of a project. The result of this study showed that the financial condition of Magelang County Government within the budgeting year of 199611997 - 2001 showed the PAD Contribution to the average total income 24,55% and its average growth was of 13,84%, tax result share, not tax contribution in average was of 12,16% and the average growth was of 16,82%. The revenue received from donation and contribution of Central Government assistance was of 63,30% with the average growth was of 106,89%. While, in the calculation of Government’s Regulation Number 107 in the year of 2000, Debt Service Coverage Ratio (DSCR) in average annually was of 47,05% this showed that the result was still above the determined limit of 2,5. While, from the analysis of Loan Maximum Limit (BMP) showed thzt the Magelang County Gonvernment in the budgeting year of the 199611997 - 2001 was able to carry out bigger amount of loan compared with the carried out amount. From the result of project reliability study in the waste sector, it result the value for BCR 1.070, NPV 108.130.227,61 and IRR was of 25,19%, and Payback Period within 9 years and 2 months. This showed that the project planned to carry out could be concluded as reliable to carry out.

Kata Kunci : Keuangan Daerah,Pinjaman,Proyek


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.