Laporkan Masalah

EVALUASI PENGELOLAAN RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN (STUDI KASUS PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN KABUPATEN SLEMAN)

DIAN NOVITA YUDO S, Dr. Eko Suwardi, M.Sc., C.M.A.

2015 | Tesis | S2 Akuntansi

Pelaksanaan pembangunan pemerintah daerah membutuhkan sumber dana dan sumber daya manusia. Keuangan dapat diperoleh baik dari pemerintah pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan dan menggali potensi yang ada pada suatu daerah untuk meningkatkan PAD. Salah satu retribusi yang bisa ditingkatkan penerimaannya di Kabupaten Sleman yakni retribusi pelayanan persampahan/kebersihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menentukan potensi retribusi, mengukur tingkat efektivitas, dan efisiensi, serta mengidentifikasi upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus pada Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Sleman. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung potensi, tingkat efektifitas, tingkat efisiensi, dan upaya pengelolaan pelayalanan persampahan dengan mengunakan model (Miles dan Huberme, 1984) dengan tahapan analisis tematik. Hasil besarnya potensi Pada tahun 2012 sebesar Rp1.847.590.410,00; tahun 2013 sebesar Rp2.306.016,786, dan tahun 2014 sebesar Rp2.859.733.110,00. Hasil tingkat efisiensi pada tahun 2012 sebesar 208,18%; pada tahun 2013 sebesar 142,50%, dan pada tahun 2014 sebesar 153%, menunjukkan bahwa hasilnya sangat tidak efektif. Hasil tingkat efektivitas tahun 2012 sebesar 141, 35%; tahun 2013 hasil sebesar 135%, dan hasil tahun 2014 sebesar 118,57%, menunjukkan bahwa hasilnya sangat efektivitas, pengelolaan pelayanan persampahan/kebersihan sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur No.20 Tahun 2010 dengan kendala tidak dapat dilakukan pada seluruh wilayah Kabupaten Sleman karena terbatasnya sarana dan prasaran.

The implementation of local government development requires source of funds and human resources.Finance can be obtained either from the central government and Own-Source Revenue (OSR).The local government is expected to utilize and explore the potential that exists in an area to increase OSR.One of the levies which can increase the revenue in Sleman Regency is solid waste/hygiene service levy. This study aims to analyze and determine the potential for levies, measure the level of effectiveness and efficiency, as well as identify the efforts that have been conducted by the Division of Hygiene and Lanscaping, Department of Public Works and Housing in Sleman Regency.This research uses qualitative approach with case study method in the Division of Hygiene and Lanscaping, Department of Public Works and Housing in Sleman Regency. The data collected is used to calculate the potential, level of effectiveness, level of efficiency, and waste services management efforts by using a model (Miles and Huberme, 1984) with a thematic analysis stage. The amount of potential in 2012 was Rp1,847,590,410,00; in 2013 was Rp2,306,016,786, and in 2014 was Rp2,859,733,110,00. The amount of level of efficiency in 2013 was 208.18%; in 2013 was 142,50%, and in 2014 was 153%, showing that the results were very ineffective. The amount of level of effectiveness in 2012 was 141. 35%;in 2013 was 135%, and in 2014 was 118.57%, showing that the results were very effective, the solid waste/hygiene services management has been based on Governor Regulation No.20 Year 2010 with the constraint that it cannot be done on the entire area of SlemanRegency because of the limited facilities and infrastructure.

Kata Kunci : pengelolaan, pelayanan, retribusi, persampahan, kebersihan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Sleman

  1. S2-2015-359646-abstract.pdf  
  2. S2-2015-359646-bibliography.pdf