Proses dan pelaksanaan anggaran belanja daerah pemerintah Propinsi Bengkulu tahun anggaran 1993/1994-2000
HERBANU, Iskandar, Dr. Samsubar Saleh, MSoc.Sc
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan pelaksanaan anggaran belanja di Propinsi Bengkulu yang mencakup peran DPRD sebagai wakil rakyat. Mengevaluasi besarnya alokasi anggaran belanja Propinsi Bengkulu untuk kepentingan pelayanan publik dan pelayanan aparat/birokrasi. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dari anggaran Propinsi Bengkulu mulai tahun 1993/1994—2000, yang diperoleh dari Biro Keuangan dan Bappeda Propinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis Comparative Budget Statement (CBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan anggaran daerah di Propinsi Bengkulu belum mencerminkan aspirasi masyarakat daerah di mana arah dan kebijakan umum anggaran Iebih didominasi dan mencerminkan aspirasi pemerintah atasan serta belum optimalnya peranan panitia anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Bengkulu sebagai wakil rakyat di daerah jika dibandingkan peran panitia anggaran eksekutif. Dari tahun 1993/1994—2000 realisasi belanja pelayanan publik rata-rata mencapai 40,65% sedangkan belanja pelayanan birokrasi sebesar 59,71%, namun belanja pembangunan rata-ratanya masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan belanja rutin yaitu 55,82% dan 44,18%.
The objective of the research is evaluating the process of realization of expenditure budget in Province Bengkulu that include the role of DPRD as people representative. Evaluating amount of expenditure budget realization Province Bengkulu to public service and institution/bureaucracy service. The used data is qualitative and quantitative data from Province Bengkulu budget starting year 1993/1994—2000, that gotten from Finance Bareau and Bappeda Province Bengkulu. The research uses descriptive analysis and Comparative Budget Statement (CBS) analysis. The result of the research shows that the process of arrangement of district income and expenditure at Provinco Bengkulu has not expressed the locai inhabitants aspiration, where most of direction and common policy of . budget dominated and express the high government aspiration and no optimal role of budget committee of district legislative assembly Province Bengkulu as people representative in region if compared by the role of executive budget committee. From year 1993/1994—2000 average of expenditure realization of public service achieve 40,29%, while expenditure of bureaucracy service is 59,71 %, but average development expenditure is still greater than routine expenditure, that is 55,82% and 44,18%
Kata Kunci : Anggaran Belanja Daerah, Proses dan Pelaksanaan