KAJIAN KEBUTUHAN PENANGANAN JARINGAN JALAN NASIONAL 2015-2019 (Studi Kasus : Jalan Nasional di Provinsi Maluku)
FADHIL ANSHARI, 1. Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T. dan Dr. Eng. Imam Muthohar, S.T.
2015 | Tesis | S2 Sistem dan Teknik TransportasiPendanaan penanganan jalan di Ditjen Bina Marga pada periode sebelum adanya program rencana strategis, hanya didasarkan pada pendanaan pada tahun sebelumnya yang program kegiatan penanganannya tidak sesuai kebutuhan. Keterbatasan ketersediaan dana yang dialokasikan juga menjadi problem lainnya dalam penyelenggaraan jalan. Solusi yang diterapkan adalah melakukan penyusunan rencana strategis dengan skala prioritas sebagai sebagai alat bantu dalam proses pengambilan keputusan perencanaan, pemrograman, penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Penyusunan usulan rencana strategis dalam rangka program jangka menengah (2015-2019) perlu dilakukan di seluruh provinsi, termasuk salah satunya di BPJN IX Provinsi Maluku sebagai bahan pendukung Renstra Ditjen Bina Marga 2015-2019. Data primer berupa rangking tingkat pengambangan wilayah sekitar jalan didapatkan dari kuisioner yang diberikan kepada PPK BPJN IX Provinsi Maluku, sedangkan data sekunder berupa data kondisi teknis jalan didapatkan dari pihak yang terlibat langsung dengan perencanaan Renstra Ditjen Bina Marga 2015-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis multi kriteria yang mengkombinasikan penilaian kondisi teknis jalan dengan rangking tingkat kepentingan pengembangan wilayah yang dilalui jaringan jalan, menghasilkan usulan program kebutuhan penanganan jalan nasional di wilayah kerja BPJN IX Provinsi Maluku 2015-2019 dengan implementasi skenario. Hasil analisis program penanganan 5 skenario menyimpulkan bahwa semakin besar proporsi volume penanganan jalan sesuai kebutuhan, semakin besar biaya pengananan jalan yang dibutuhkan. Penundaan terhadap penanganan jalan sesuai kebutuhan mengakibatkan terjadinya peningkatan biaya penanganan jalan pada tahun perencanaan berikutnya. Skenario penanganan jalan nasional di Provinsi Maluku yang memiliki capaian target sesuai dengan arahan Renstra Ditjen Bina Marga 2015-2019 adalah skenario 100%, skenario 75%, skenario kombinasi I dan kombinasi II, dan dari skenario tersebut skenario terpilih adalah skenario 75%.
Funding of cost of road in Ditjen Bina Marga before strategic plan implementation, only based on funding of road previously year which prorgam of of road improvement is not compatible. Limitation of budgeting funded is another problem. Solution for this problem is preparing strategis plan with priority program as tools for determine policy program, programming, budgeting, planning, executing, monitoring and evaluation. Preparing strategic plan for mid- term periode (2015-2019) must be implemented in all of province, include one of them BPJN IX province Maluku as support strategic plan of Ditjen Bina Marga 2015-2019. Primary data like rank of level level of importance area development of road, is found from inquiry which give to PPK BPJN IX Maluku, whereas secondary data like technical condition of road is found from party who make strategic plan of Ditjen Bina Marga 2015-2019. Metodh of this research is Multi Criteria Analysis which combine technical condition with ranking of level of importance area development of road, and the result is suggestion of program national road improvement needed in BPJN IX Maluku province 2015-2019 with apply the sccenario. The result of 5 scenario program analysis road improvement summarize more and morec proportion of road improvement volume which suit it needed cause rise cost of road improvement. Postpone road improvement which suit it needed cause rise cost of road improvement. National road improvement scenatioin Maluku province which has met requirement Strategic Plan Directorate Bina Marga 2015-2019 is scenario100%, scenario 75%, scenario kombinasi I, kombinasi II,and selected scenario is scenario 75%.
Kata Kunci : program penanganan, rencana stategis, skenario, pendanaan.