Laporkan Masalah

APLIKASI UJI AGLUTINASI LATEX DAN AGAR GEL PRESIPITAT (AGP) UNTUK DETEKSI VIRUS INFECTIOUS BURSAL DISEASE

TIYAS PRATIWI, drh. Sidna Artanto, M. Biotech.

2015 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Infectious bursal disease (IBD) atau Gumboro merupakan salah satu penyakit unggas yang perlu mendapat perhatian.Penyakit IBD merupakan penyakit yang mudah menular dan menyebabkan kerugian peternak berupa penurunan berat badan, konversi pakan jelek, ayam menjadi lebih peka terhadap berbagai penyakit lain, kematian, serta pengeluaran biaya untuk pengobatan. Penyakit IBD memerlukan diagnosis yang cepat dan akurat agar penanganan penyakit ini dapat segera dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi uji aglutinasi latex dan AGP untuk deteksi virus IBD. Antigen dalam penelitian ini digunakanVery Virulent Infctious Bursal Disease(VVIBD) aktif produksi Merial yang mengandung 102.6EID50/dosis. Antigen kemudian diencerkan menjadi 10 variasi pengenceran bertingkat. Setiap satu jenis pengenceran kemudian diuji menggunakan uji AGP dan aglutinasi latex. Untuk membuat reagen latex digunakan partikel latex 1.0µm, 2-N morpholino-ethane sulphonic acid (MES)buffer sebagai pelarut dan carbodiimide 1%. Dalam pengujian digunakan hiperimun serum anti-IBD yang diperoleh dengan melakukan imunisasi pada kambing Peranakan Etawa (PE) berumur 1.5 tahun. Kambing diinjeksi dengan 100 dosis vaksin Romindo VVIBD aktif Merial diulang sebanyak empat kali dengan interval 2 minggu oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji AGP dapat mendeteksi antigen hingga titer virus 0,62x103.6EID50, sedangkan uji aglutinasi latex dapat mendeteksi antigen hingga titer virus 0,16x103.6EID50. Hasil tersebut menunjukan bahwa uji aglutinasi latex memiliki batas deteksi lebih tinggi daripada uji AGP.

Infectious bursal disease (IBD) or Gumboro is one of the disease in fowl needed to have attention. IBD is infectious disease which contagious and cause big problem for the farmer in the form reduction of body weight, bad food convertion, chicken be come more sensitive toward other disease, mortality, and more cost to cure. IBD needs fast and accurate diagnose to manage this disease. This research was aimed to find out the application of latex agglutination test and AGID to detect IBD virus. Antigenin this research was used activeVery Virulent Infectious Bursal Disease (VVIBD) from the product of Merial containing 102.6EID50/dosage. The antigen was then solvedinto 10 grade variations. Each type of solvent was the tested using AGID and latex agglutination test.To make latex reagent was usedlatex particle 1.0µl, 2-N morpholino-ethane sulphonic acid (MES) buffer as solvent, 300µl hiperimmun sera anti-IBD and corbodiimide 1%. In the Testing, it was used hiperimun seraof anti-IBD produced by was immunization goat Peranakan Ettawa (PE) breed of 1.5 years old. Goat was injected with100 dosagesof active VVIBD vaccine of Merial and repeated of four times with interval2 weeks. The result showed that AGID can detect antigen up to titer virus of 0.62x103.6EID50, while the latex agglutination test can detectthe antigen up tovirus titer of 0.16x103.6EID50. It showed that thelatex agglutination test had higher dctection limit than AGID.

Kata Kunci : Infectious bursal disease (IBD), latex agglutination, agar gel presipitation (AGP)

  1. S1-2015-312155-abstract.pdf  
  2. S1-2015-312155-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-312155-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-312155-title.pdf