PERBANDINGAN EFEK ANTIOKSIDAN VITAMIN C DENGAN METILPREDNISOLON DALAM MODEL KONTUSIO PULMONER
ANDRIAN BIMO INDRASMORO, dr. Supomo, Sp.B(K) TKV
2015 | Tesis | SP ILMU BEDAHLatar Belakang: Kontusio pulmoner merupakan trauma intratorakal yang berhubungan dengan trauma tumpul pada dada yang paling sering didiagnosis dan terdapat pada 17-25% pasien trauma tumpul dada. Kontusio pulmoner juga merupakan faktor risiko independen terjadinya pneumonia, acute lung injury (ALI) klinis akut, dan acute respiratory distress syndrome (ARDS). Penelitian kami, bertujuan untuk membandingkan efek pemberian metilprednisolon dosis tinggi dengan vitamin C pada model kontusio pulmoner. Metode: 30 mencit dibagi menjadi 3 kelompok secara acak semua kelompok mendapat perlakuan kontusio pulmoner. Hewan di kelompok I sebagai kontrol, tidak mendapatkan apapun kontusio pulmoner. Kelompok II mendapatkan metilprednisolon 5 mg/kgBB, kelompok III mendapatkan vitamin C 100 mg/kgBB. Pemeriksaan analisa gas darah dan histopatoplogi dilakukan untuk menganalisis hasil penelitian. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai PaO2 pada kelompok II dan III dibandingkan dengan kelompok I. Pemeriksaan histopatologi, didapatkan pada kelompok III mengalami perbaikan skor perdarahan dan oedema alveolar dibandingkan dengan kelompok II. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa metilprednisolon dan vitamin C memiliki efek proteksi pada PaO2 dan histopatologi kontusio pulmoner setelah dilakukan trauma tumpul eksperimental pada dada.
Background: Pulmonary Contusion (PC) is the most frequently diagnosed intrathoracic injury related to blunt chest trauma and affecting 17-25% of adult blunt chest trauma patients. It is also an independent risk factor for the development of pneumonia, severe clinical acute lung injury (ALI) and acute respiratory distress syndrome (ARDS). The goal of our study is to compare the effects of high dose methylprednisolone and vitamin C in pulmonary contusion models. Methods: 30 mice randomly divided into three groups. All subgroup had a moderate pulmonary contusion. Animals in the group I as a control, didn’t received anything after had pulmonary contusion models. Group II received methylprednisolone 5mg/kg and group III received vitamin C 100mg/kg. Blood gas analysis and histopathological examination were performed Results: In our study showed that administration of PaO2 values resulled were significantly increase in group II and III compared with the group I. Histopathological examination, showed that in group III administration were improved the alveolar haemorrhage and oedema scores compared to group II. Conclusions: In our study, vitamin C and Methylprednisolone had a protective effect on PaO2 and histopathological outcome of Pulmonary Contusion (PC) after experimental blunt thorax trauma.
Kata Kunci : Kontusio pulmoner, metilprednisolon, vitamin C