PERAN PEMUDA DALAM MENGEMBANGKAN ECO EDU WISATA MANGROVE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN LINGKUNGAN DAERAH (Kasus pada : Perkumpulan Pemuda Peduli Lingkungan Prenjak Dusun Tapak, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah)
FITRIYANI, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, M.A.; Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc.
2015 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini membahas tentang peran pemuda dalam mengembangkan Eco Edu Wisata Mangrove dan implikasinya terhadap ketahanan lingkungan daerah. Penelitian ini dilakukan pada Perkumpulan Pemuda Peduli Lingkungan Prenjak yang secara administratif berada di Dusun Tapak, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengkaji peran pemuda dalam mengembangkan Eco Edu Wisata Mangrove, (2) mengkaji implikasi program pengembangan Eco Edu Wisata Mangrove terhadap ketahanan lingkungan daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi pada suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prenjak berperan dalam mengembangkan Eco Edu Wisata Mangrove Tapak Tugurejo. Adapun peran Prenjak dalam pengembangan ekowisata mangrove meliputi program pengelolaan ekowisata, dukungan masyarakat, sarana prasarana, dan penggunaan lahan. Pelaksanaan pengembangan tersebut tidak mudah, ada beberapa kendala yang dihadapi pemuda yakni (1) peran pemuda yang belum maksimal, (2) keterbatasan anggaran dan infrastruktur, (3) kondisi lingkungan dan sumberdaya alam di Dusun Tapak Tugurejo, (4) kebijakan pemerintah dalam mewujudkan daerah konservasi mangrove dan status kepemilikan lahan, dan (5) kurangnya dukungan berbagai pihak. Upaya yang dilakukan Prenjak dalam mengembangkan Eco Edu Wisata Mangrove Tapak Tugurejo yakni peningkatan peran pemuda melalui berbagai kegiatan yang menunjang, peningkatan anggaran dan perbaikan infrastruktur, rehabilitasi dan pelestarian sumber daya alam dengan konsep Eco Edu Wisata Mangrove, advokasi, audiensi, seminar, workshop serta menjalin kemitraan dengan berbagai pihak guna mewujudkan kebijakan pemerintah terkait pengadaan lahan konservasi mangrove, dan memberikan bukti serta prestasi untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Pengembangan Eco Edu Wisata Mangrove ini berimplikasi terhadap ketahanan lingkungan daerah dengan indikator meliputi ketersediaan ekosistem, penggunaan energi yang minimal, pengendalian limbah dan pencemaran, kelanjutan sistem sosial budaya lokal, dan pemahaman konsep lingkungan hidup. Oleh karenanya, peran pemuda harus dilibatkan dan ditingkatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sehingga mempercepat proses pembangunan wilayah.
This research discusses about youth role in the developing of Edu Eco Tourism Mangrove and the implications for regional environmental resilience. This research was conducted on the Youth Environmental Community which concern on environmental issue Prenjak which is administratively located in Tapak Village, Sub-district Tugurejo, District Tugu, City of Semarang, Central Java. This research aims at (1) to reviewing of the youth role in the developing of Edu Eco Tourism Mangrove, (2) to reviewing the implications of Edu Eco Tourism Mangrove developing program against regional environmental resilience. This research used descriptive-qualitative. The research approach used in this study is the study on problems occuring in the society. Researcher also used observation, in-depth interviews, and documentation study to collecting data. The researchs result shows that Prenjak has roles and contributions in developing Edu Eco Tourism Mangrove Tapak Tugurejo. Prenjaks role were measured by the indicators of the development of ecotourism mangrove, that consist of management program ecotourism, societys support, infrastructures, and resource utilization. The implementation of the development is not easy, there are some obstacles faced by the youth, they are (1) the role of youth is not maximized, (2) the limited budget and also the infrastructure, (3) environmental condition and natural resources in Tapak Tugurejo, (4) a political will from the government in the realization of the mangrove conservation area and property status, and (5) leak of support from the stakeholders. The efforts of Prenjak in developing Edu Eco Tourism Mangrove Tapak Tugurejo are the increasing of youth role through many activities, increasing budget and also infrastructure revitalization, rehabilitation and preservation of natural resource with the Edu Eco Tourism Mangrove concept, advocation, hearings, seminars, workshops and establish partnership to stakeholders for realizing the political will of the government to get property land for mangrove conservation, and shows achievements to get the support from stakeholders. The development of Edu Eco Tourism Mangrove has implications to the regional enviromental resilience, indicated by ecosystem availability, the minimum of power consumption, management of waste and pollutants, sustainability of the local socio culture system, and also the understanding of live environment concept. Therefore, youth role must be involved and increased in the environment preservation for accelerating area development process.
Kata Kunci : Peran Pemuda, Eco Edu Wisata Mangrove, Ketahanan Lingkungan Daerah.