Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK HABITAT PENELURAN PENYU HIJAU (Chelonia mydas Linnaeus, 1758 ) DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN KOTA PARIAMAN, SUMATERA BARAT

SRI RAMA DONA, Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto

2015 | Tesis | S2 Biologi

Penyu hijau (Chelonia mydas L) tergolong satwa yang terancam punah dan dilindungi. Kota Pariaman memiliki pantai dan pulau kecil yang menjadi tempat pendaratan penyu hijau untuk bertelur. Kegiatan wisata dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi peneluran meningkatkan kerusakan habitat peneluran penyu hijau sehingga memerlukan upaya konservasi untuk menyelamatkan habitat tersebut. Mengetahui karakteristik habitat peneluran penyu hijau merupakan informasi dasar untuk pelaksanaan konservasi. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari karakteristik habitat peneluran penyu hijau di kawasan konservasi perairan Kota Pariaman Sumatera Barat dan mempelajari aktivitas manusia yang berpengaruh terhadap habitat peneluran penyu hijau serta mencari solusi yang tepat untuk upaya konservasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014 dan dibagi ke dalam 4 lokasi pengamatan yaitu Pulau Kasiak, Pulau Angsa Duo, Pulau Tangah dan Pulau Ujuang. Data diperoleh melalui survei dan pengamatan di lapangan dengan metode purposive sampling dan wawancara dengan masyarakat sekitar dan Pemerintah terkait. Karakteristik habitat peneluran penyu dapat dilihat dari parameter fisik, kimiawi dan biologis. Data yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa pulau kecil yang terdapat di Kawasan Konservasi Perairan Kota Pariaman mempunyai karakteristik habitat yang masih sesuai untuk pendaratan penyu hijau untuk bertelur. Faktor antropogenik merupakan ancaman yang paling besar terhadap kelangsungan hidup penyu dan kerusakan habitat peneluran penyu apabila dibandingkan dengan faktor predator dan faktor alam, hal ini dapat diatasi dengan adanya upaya konservasi untuk menjaga kelangsungan hidup penyu hijau di Kota Pariaman.

Green turtle (Chelonia mydas L) is listed as endangered and protected animal. Pariaman has beach and small islands as place for green turtle nestling. Tourism and community activity around turtle nestling location increase their nestling habitat. Understanding characteristic of green turtle nestling habitat is basic information for conservation. Objective of this research was to study characteristic of green turtle nestling habitat in maritime reserve of Pariaman, West Sumatera and to study human activity influencing green turtle nestling habitat and to look for appropriate solution for conservation. The research was conducted in September 2014 and divided into 4 observation locations: Kasiak, Angsa Duo, Tangah and Ujuang island. Data was obtained through field survey and observation with purposive sampling and in-depth-interview with people around and governmental institutions. Characteristic of turtle nestling habitat may be seen from physical, chemical and biological parameter. Data obtain in field indicated that small island in maritime reserve area in Pariaman has habitat characteristic appropriate for green turtle nestling. Anthropogenic factor is the greatest threat over turtle life continuity and turtle nestling habitat damage compared with predator factor and natural factor. It may be solved with conservational attempts to keep green turtle life continuity in Pariaman.

Kata Kunci : habitat, lingkungan, pulau, konservasi, telur

  1. S2-2015-354183-abstract.pdf  
  2. S2-2015-354183-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-354183-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-354183-title.pdf