PENGARUH VARIASI JUMLAH PEREKAT DAN TEKANAN KEMPA TERHADAP SIFAT FISIKA - KIMIA BRIKET ARANG DARI LIMBAH SERBUK GERGAJIAN Acacia mangium Willd.
AHMAD HARUN H, Dr. Ir.J .P. Gentur Sutapa, M.Sc.
2015 | Skripsi | S1 KEHUTANANSalah satu upaya untuk mengurangi limbah adalah dengan menfaatkan limbah serbuk gergajian Acacia mangium sebagai bahan baku briket arang. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serbuk gergajian Acacia mangium menjadi salah satu sumber energi terbarukan dalam bentuk briket arang, mengetahui pengaruh interaksi variasi jumlah perekat dan tekanan kempa terhadap kualitas briket arang, dan mengetahui kualitas briket arang yang dihasilkan dari limbah serbuk gergajian Acacia mangium. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor yaitu variasi jumlah perekat (3%, 4%, dan 5%) dan tekanan kempa (2500 psi, 3000 psi, dan 3500 psi) dengan masing-masing perlakuan 5 ulangan. Penelitian dimulai dengan karbonisasi serbuk gergajian Acacia mangium pada suhu 400oC selama 3 jam. Pencetakan briket arang dilakukan dengan kempa dingin. Pengujian kualitas briket arang serbuk gergajian Acacia mangium meliputi kadar air, berat jenis, nilai kalor, kadar abu, kadar zat mudah menguap dan kadar karbon terikat menurut ASTM 1979. Hasil penelitian menunjukkan kualitas briket arang terbaik diperoleh dari kombinasi perlakuan jumlah perekat 5% dan tekanan kempa 3000 psi dengan nilai kadar air 8,44%, berat jenis 0,700, nilai kalor 7210,27 kal/gram, kadar abu, 2,59%, kadar zat mudah menguap 6,31%, dan karbon terikat 82,65%
One of the effort to reduce the amount of sawdust waste is to utilize sawdust waste Acacia mangium as raw material for charcoal briquettes. This research aims to utilize sawdust waste Acacia mangium as renewable energy resources in the form of charcoal briquette, to determine the interaction of adhesive amount and press load, and to determine the quality of the charcoal briquette produced from sawdust waste of Acacia mangium. This research conducted with a set of random sampling with two major factors namely the adhesive amounts variation (3%, 4%, and 5%) and press loads (2500 psi, 3000 psi and 3500 psi) with five replications. The waste sawdust Acacia mangium is carbonized at a temperature of 400oC for 3 hours. Charcoal briquatte was moulded with cold press. The charcoal briquette quality parameters consist of the moisture content, specific gravity, heating value, ash content, volatile matter and fixed carbon. The results shows that the best quality of charcoal briquettes was obtained from the adhesive amount of 5 % and press load of 3000 psi with the value of 8.442 % of moisture content, 0.700 of specific gravity, 7210.267 kal/gram of heating value, 2.594 % of ash content, 6.314 % of volatile matter, and 82.649 % of fixed carbon
Kata Kunci : briket arang, serbuk gergajian Acacia mangium , jumlah perekat, tekanan kempa