Laporkan Masalah

FASILITATOR TEMAN SEBAYA UNTUK MENURUNKAN INTENSI PERILAKU BULLYING PADA SISWA SMA

TITISA BALLERINA, Amitya Kumara, Prof., Dr., M.S., Psi.

2015 | Tesis | S2 Psikologi Profesi

Data survey yang didapat pada tahun 2013 menunjukkan bahwa dari 739 siswa SMA Negeri di Yogyakarta yang menjadi subjek, terdapat 496 kasus bullying (67%) yang terjadi di sekolah. Hasil diskusi dengan 20 siswa SMA di Yogyakarta pada tahun 2014 menunjukkan bahwa bullying sudah banyak terjadi di sekolah mereka. Penanganan bullying di sekolah yang melibatkan siswa secara langsung masih belum banyak dilakukan. Siswa sebagai teman sebaya memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh fasilitator teman sebaya terhadap intensi perilaku bullying. Fasilitator teman sebaya dilatih menggunakan Program "Rembug Sahabat", yaitu program yang melatih teman sebaya menjadi fasilitator diskusi kelompok mengenai bullying. Subjek penelitian adalah 37 siswa kelas XI SMA Negeri Yogyakarta (19 siswa kelompok eksperimen dan 18 siswa kelompok kontrol). Desain yang digunakan adalah Untreated Control Group Design with Dependent Pre-test and Posttest Sample. Analisis data menggunakan uji statistik mixed design ANOVA. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan skor yang signifikan dari skor pretest ke posttest. Kelompok eksperimen mengalami penurunan skor intensi perilaku bullying setelah mengikuti diskusi kelompok dengan fasilitator teman sebaya, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami penurunan skor. Diskusi kelompok dengan fasilitator teman sebaya memberikan kontribusi sebesar 78,7% terhadap perubahan intensi perilaku bullying.

Survey data obtained in 2013 showed that of 739 high school students in Yogyakarta, which is the subject, there were 496 cases of bullying (67%) that occurred at school. The results of discussions with 20 high school students in Yogyakarta in 2014 showed that bullying has been a lot going on in their school. Handling bullying in schools involving students directly is not widely applied. Students as peers have a significant role in the lives of adolescents. This study aims to determine the effect of peer facilitators to the intention of bullying behavior. Peer facilitators are trained using the "Rembug Sahabat" program, which is a program that trains peers as facilitators group discussions on bullying. The subjects were 37 of grade 11's students (19 students in the experimental group and 18 students in the control group). The design used is untreated control group design with Dependent Pre-test and posttest Sample. Analysis of the data using a mixed design ANOVA statistical test. The analysis showed significant differences in scores from pretest to posttest. The experimental group showed a decrease in bullying behavior intention scores after having discussions with the facilitator peer group, whereas the control group did not show a decrease in the score. Discussion groups with peers facilitators contributed 78.7% of the change in bullying behavior intention.

Kata Kunci : remaja, fasilitator teman sebaya, intensi perilaku bullying

  1. S2-2015-338043-abstract.pdf  
  2. S2-2015-338043-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-338043-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-338043-title.pdf