Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA WANPRESTASI DALAM KONTRAK JASA PERAWATAN PESAWAT TERBANG

SITI MAGHDINI, R.A. Antari Innaka Turingsih, S.H., M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Hukum

Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya wanprestasi dalam kontrak jasa perawatan pesawat terbang dan juga untuk mengkaji dan menganalisa tindakan yang dilakukan perusahaan perawatan pesawat terbang dalam mengatasi wanprestasi yang terjadi dalam kontrak jasa perawatan pesawat terbang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris yang menggunakan data sekunder melalui penelitian kepustakaan dan data primer melalui penelitian lapangan. Data sekunder berasal dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Lokasi penelitian untuk mendapat data primer dilakukan di PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia, dengan narasumber GM. Corporate Legal. Cara dan alat pengumpulan data sekunder dengan metode dokumentasi dan studi dokumen, sedangkan data primer dikumpulkan dengan wawancara alat pedoman wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya wanprestasi dalam kontrak jasa, karena lemahnya isi kontrak, kurang lengkapnya klausula-klausula yang dapat melindungi perusahaan dari kerugian akibat wanprestasi. sesuai persyaratan pasal 1174, pasal 1171 dan tindakan atas akta otentik jaminan belum mengikuti pasal 1179 KUH Perdata yaitu belum didaftarkan. Hal ini menyebabkan posisi GMF menjadi lemah dalam mengatasi wanprestasi PHUKET. Disarankan setiap kontrak agar terdapat klausula yang mengatur tentang hak jaminan kebendaan berupa pesawat terbang untuk menjamin pelunasan utang apabila terjadi wanprestasi dan penyusunan kontrak agar memperhatikan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. Sebagai tindakan preventif untuk mengatasi wanprestasi disarankan customer yang telah mempunyai catatan masalah utang dan customer baru agar GMF terlebih dahulu meminta jaminan Bank sebelum dlakukannya tindakan perawatan pesawat dengan nilai maksimal suku cadang dan jasa pekerja. Dengan cara seperti ini, maka GMF sudah melakukan tindakan untuk meminimalisasi terjadinya wanprestasi dalam melakukan pembayaran.

The purpose of this Research is to identify any factors that result in default of aircraft maintenance service contract and also to review and analyze the measures taken by an aircraft maintenance company to overcome default occurring under aircraft maintenance service contract. This research is an empirical normative study of law using secondary data through library research and primary data through field research. Secondary data derived from primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. Location of study to obtain primary data was conducted at PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia, with source person of GM.Corporate Legal. Secondary data collection was conducted by method and means of documentation and study of documents, while the primary data were collected by means of interview and interview guidance. The collected data were analyzed qualitatively. The result of research indicates that the occurrence of default in service contract is because of weak content of the contract, incomplete clauses that protect the company against loss because of default, pursuant to the requirement of article 1174, article 1171 and measure on authentic deed of guarantee has not follow article 1179 Civil Code, that is not registered yet. This results in weak position of GMF in overcoming default on Phuket. It is recommended that each contract contain a clause stipulating guarantee on material in the form of aircraft to guarantee repayment of debt in case of default and to arrange contract that pay attention to applicable regulations of law. In this way, GMF has taken actions to minimize the occurrence of default in making payment.

Kata Kunci : Wanprestasi, Kontrak, Perawatan Pesawat Terbang

  1. S2-2015-326557-abstract.pdf  
  2. S2-2015-326557-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-326557-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-326557-title.pdf