Reformasi Birokrasi Pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Yogyakarta
RASMI SINAGA, Prof.Dr.AGUS PRAMUSINTO, MDA
2015 | Tesis | S2 Administrasi PublikTesis ini membahas tentang proses reformasi birokrasi di KPPN Yogyakarta. KPPN Yogyakarta adalah salah satu intansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan - Kementerian Keuangan yang telah menerapkan reformasi birokrasi sejak tahun 2007 yang lalu. Reformasi birokrasi di KPPN bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang selama ini dianggap lambat, berbelit belit, banyak pungli dan tidak profesional. Terdapat aspek utama yang menopang reformasi birokrasi di KPPN yaitu penataan kelembagaan, penyempurnaan proses bisnis dan meningkatkan manajemen sumber daya manusia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses reformasi birokrasi di KPPN Yogyakarta pada tiga aspek yaitu penataan kelembagaan, penyempurnaan proses bisnis dan manajemen sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan analisa kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa proses penataan kelembagaan yang dilakukan melalui perampingan organisasi telah mengubah organisasi menjadi lebih efektif dan efisien dengan struktur organisasi yang lebih flat dan jumlah pegawai lebih sedikit. Modernisasi pelayanan dengan model one stop servise mengubah proses kerja pelayanan menjadi lebih sederhana. Perbaikan proses bisnis yang dilakukan dengan penerapan SOP dan optimalisasi penggunaan teknologi informasi membuat pelayanan menjadi lebih mudah dan cepat. Peningkatan manajemen sumber daya yang dilakukan melalui yaitu sistem rekrutmen, pengembangan pegawai, dan penilaian kinerja berperan penting dalam menghasilkan sumber daya menusia yang lebih profesional.
This thesis discusses the process of bureaucratic reform in the State Treasury Service Office (KPPN) Yogyakarta. KPPN Yogyakarta is one of the vertical institutions under Directorate General of Treasury - Ministry of Finance that already implemented the bureaucratic reform since 2007. Bureaucratic reform in KPPN aims to improve the quality of service which is considered slow, convoluted, and unprofessional with too many extortions. There are major aspects that sustain bureaucratic reform in KPPN namely institutional arrangements, improvement of business processes and improvement of human resource management. The research objective is to cognize the bureaucratic reform process in KPPN Yogyakarta on three aspects: institutional arrangements, improvement of business processes and human resource management. Descriptive method with qualitative analysis is used as the research method. Data collection technique conducted through interview, observation and documentation. Results of the research show that the process of institutional arrangements that conducted through organizational streamlining has transformed the organization to be more effective and efficient with a more flat organizational structure and fewer number of employees. Modernization of service with one-stop service model changes the work processes to be simpler. Improvement of business processes performed by the application of SOP and optimization of the use of information technology makes the service easier and faster. Improvement of resource management which is done through the system of recruitment, employee development, and performance assessment plays an important role in generating a more professional human resource.
Kata Kunci : Reformasi, birokrasi, kinerja