Laporkan Masalah

Evaluasi penetapan Kecamatan Sentolo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kulon Progo

TISTIJANTI, Dr. Budiono Sri Handoko, MA

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Kecamatan Sentolo yang ditetapkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi telah sesuai serta bagaimana peranan kecamatan tersebut dalam pertumbuhan wilayah terutama untuk daerah di sekitarnya. Di samping itu penelitian ini juga untuk mengidentifikasi hinterland Kota Sentolo dengan kota kecamatan di sekitarnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi jumlah penduduk, jarak dan fasilitas perkotaan pada daerah penelitian dan daerah referensi (Kabupaten Kulon Progo). Data tersebut diperoleh dari Kantor Statistik dan monografi Kabupaten Kulon Progo tahun 2001. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Scalogram yakni untuk mengetahui apakah Kota Sentolo dapat berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, analisis model gravitasi untuk mengetahui daerahlkecamatan hinterland bagi Kota Sentolo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan fasilitas perkotaan yang dimiliki, Kota Sentolo dapat berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya kawasan industri di kota tersebut maka orientasi pengembangan Kota Sentolo adalah sebagai produksi/pemrosesan hasil industri kecil dan menengah. Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Kota Sentola mempunyai hubungan yang kuat dengan Kecamatan Sedayu, Kecamatan Pengasih, Kecamatan Nanggulan dan Kecamatan Girimulyo

This research attemps to evaluate the City of Sentolo Subdistrict as the economic growth centre and how it has a role in the growth of its own as well as its surrounding areas. In addition, this research also identifies the hinterlands of Sentolo Subdistrict. The data used in this research are secondary data consisting of the number of population, distance, city facilities in research area and reference area (the Regency of Kulon Progo). The data were obtained from the Central Bureau of Statistics and monograph of the Regency of Kulon Progo in 2001. Scalogram analysis is applied to identify whether Sentolo City can become the economic growth centre. Gravitation model analysis is applied to identify the hinterland subdistrict of Sentolo City. The findings of this research indicate that based on the cities facilities, Sentolo city can become the economic growth centre. With the industrial area over there so its own develop orientation as production or processing small and middle industry product. As the economic growth centre, Sentolo city has a strong relation with four subdistrict as the hinterlands, namely Sedayu Subdistrict, Pengasih Subdistric, Nanggulan Subdistric and Girimulyo Subdistrict.

Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Evaluasi,Pertumbuhan Wilayah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.