REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP DINAMIKA POLITIK DOMESTIK (STUDI PERISTIWA POLITIK TAHUN 2014)
HERWIENA ESTIKAWATY, Indra Wijaya Kusuma, Prof. Dr., M.B.A, CMA.
2015 | Tesis | S2 ManajemenTujuan penelitian ini adalah untuk meneliti reaksi pasar modal Indonesia terhadap beberapa peristiwa politik domestik berskala nasional yang terjadi di tahun 2014. Tahun 2014 merupakan tahun yang penting bagi demokrasi Indonesia karena pada tahun ini Indonesia menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih anggota legislatif serta presiden dan wakil presiden. Sementara itu, terjadinya polarisasi dua kekuatan politik dengan marjin keunggulan yang tipis dan beberapa fenomena politik lainnya mengakibatkan hasil serta dampak dari Pemilu tahun ini menjadi sulit diprediksi. Kondisi inilah yang menjadikan tahun 2014 menjadi menarik untuk diteliti. Terindikasi terdapat 20 peristiwa politik domestik berskala nasional yang terjadi di sepanjang tahun 2014. Akan tetapi, hanya 10 peristiwa yang dipersepsikan mempengaruhi keputusan investasi berdasarkan hasil survei kepada beberapa bankir investasi, dealer, underwriter, dan mahasiswa Magister Manajemen UGM dengan konsentrasi bidang Keuangan. Sepuluh peristiwa tersebut kemudian menjadi objek amatan dalam penelitian yang berbasis studi peristiwa ini yang menggunakan periode jendela sepanjang 1 hari. Konsisten dengan pendekatan yang digunakan Armstrong et al. (2010) yang juga melakukan studi peristiwa terhadap lebih dari satu peristiwa, untuk mencapai tujuan penelitian ini maka analisis terhadap rerata return taknormal kumulatif pada t+1 ke-45 saham yang dijadikan sampel penelitian diaplikasikan. Pendekatan ini adalah untuk menganalisis reaksi pasar modal terhadap untuk keseluruhan peristiwa amatan secara kolektif. Selain itu, penelitian ini juga berusaha menganalisis reaksi pasar modal terhadap masing-masing peristiwa amatan tersebut dengan menguji nilai rerata return taknormal yang dihasilkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat return taknormal kumulatif yang dihasilkan oleh kesepuluh peristiwa amatan tersebut secara kolektif. Lebih lanjut lagi, berdasarkan hasil pengujian terhadap masing-masing peristiwa, terbukti terdapat 5 peristiwa yang menghasilkan return taknormal pada periode jendela peristiwa-peristiwa tersebut.
The purpose of this study is to investigate Indonesia capital market reaction towards domestic political events that occured during 2014. 2014 is an important year for Indonesia’s democracy as General Election to vote legislative members and the new administration were carried out during the year. Meanwhile, polarization of two political powers who maintained a thin margin of victory and some other political phenomenon lead to unpredictable election outcome. These particular situations have brought 2014 as an interesting year to be studied. We indicate there are 20 political events occured during 2014. However, according to the survey output that were disseminated to investment bankers/dealers/underwriters and MMUGM students who are taking finance major, only 10 of which are perceived to have an impact to investment decision. These events are then becoming an object of this event sudy with 1 day windows period. The approach used in this research is consistent with the one previously applied by Armstrong et al. (2010) that conducted an event study on multi-events, where we use cummulated average abnormal return on t+1 of 45 stocks sampled to arrive to the purpose of the study. This approach is taken to analyze capital market reaction towards all the events observed simultaneously. In addition to that, the analysis of market reaction towards individual event is also covered in this research. The results show that there is cummulated average abnormal return resulted by all the events observed. Furthermore, the research find that evidently there are 5 events that individually generated abnormal return during windows period.
Kata Kunci : political risk, abnormal return, event study, capital market reaction