Laporkan Masalah

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Di Bangsal Rawat Inap Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

AVIANTI EKA DEWI A.P, Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt. ; Prof. Dr. Djoko Wahyono, SU., Apt.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Antibiotik merupakan golongan obat yang paling banyak digunakan di pelayanan kesehatan pada pasien infeksi, termasuk pada pasien anak. Meluasnya penggunaan antibiotik yang tidak tepat merupakan isu besar dalam kesehatan masyarakat dan keamanan pasien. Masalah pemakaian antibiotik pada anak diantaranya meliputi penentuan jenis antibiotik, dosis, interval, dan rute pemberian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase antibiotik yang rasional (kategori 0), serta apa saja jenis ketidakrasionalan (kategori II-V) menggunakan metode Van der Meer dan Gyssens. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik dengan outcome terapi yang dicapai. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan metode cohort. Pengambilan data pada penelitian dilakukan secara retrospektif dan prospektif selama periode November 2014 - Februari 2015. Sampel penelitian adalah pasien pediatri di bangsal rawat inap Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang, yang memenuhi kriteria inklusi sebagai berikut: pasien yang dirawat di bangsal rawat inap pediatri, pasien yang mendapatkan antibiotik, dan pasien berusia 0-18 tahun. Hasil data dianalisis secara deskriptif analitik. Hubungan antara rasionalitas antibiotik dengan outcome terapi dianalisis dengan statistik menggunakan software SPSS (Chi-square). Hasil evaluasi 385 regimen antibiotik menggunakan metode Van der Meer dan Gyssens menunjukkan sebanyak 92 regimen antibiotik (23,9%) tergolong rasional. Jenis ketidakrasionalan evaluasi antibiotik menggunakan metode Van der Meer dan Gyssens yaitu kategori V (8,6%); kategori IV A (22,3%); kategori IV C (20,0%); kategori IV D (1,6%); kategori II A (44,4%); dan kategori II B (37,7%). Hasil analisis hubungan rasionalitas dengan outcome terapi menunjukkan tidak ada hubungan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan outcome terapi (p>0,05).

Antibiotics are a class of drugs that are most widely used in health care, patient infection including pediatric patients. Widespread use of inappropriate antibiotics is a major issue in public health and patient safety. Problems of the use of antibiotics in children include determining the type of antibiotic, dose, interval, and route of administration. This study aimed to determine the percentage of rational antibiotics (category 0), as well as of irrational antibiotic uses (category II-V) according to Van der Meer and Gyssens method. The study also aimed to determine the relationship between the rationality antibiotic use and therapeutic outcome achievement. This study is an observational study using the cohort method. Data collected both retrospectively and prospectively during the period November 2014 - February 2015. Samples were pediatric patients in inpatient wards Sultan Agung Islamic Hospital Semarang, who met the inclusion criteria as follows: patients received antibiotics, and patients aged 0-18 years. Data were analyzed descriptively. In addition, the relationship between the rational antibiotic use and therapeutic outcomes were analyzed statistic using SPSS software. Results showed there are 385 antibiotic regimens for 92 (23.9%) classified as rational. The type irrational antibiotic use was the category V (8.6%); category IV A (22.3%); category IV C (20.0%); category IV D (1.6%); category II A (44.4%); and category II B (37.7%). In conclusion, was no relationship between the rational antibiotic use and the therapeutic outcome (p>0.05).

Kata Kunci : Antibiotik, Pediatri, Rasionalitas, Outcome, Gyssens

  1. S2-2015-356574-abstract.pdf  
  2. S2-2015-356574-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-356574-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-356574-title.pdf