Laporkan Masalah

STRATEGI UNTUK BISNIS YANG MENURUN DENGAN PENDEKATAN STRATEGI DIAMOND STUDI PADA HASAN BATIK BANDUNG

INDAH YUHARMELIA, Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Manajemen

Keberadaan industri batik sangat didukung oleh pemerintah yang ditunjukkan oleh keputusan Presiden No 33 Tahun 2009 yaitu diresmikannya hari batik nasional pada tanggal 2 Oktober dan adanya pengakuan dari UNESCO mengenai batik adalah warisan budaya Indonesia. Hal tersebut sangat berpengaruh pada peningkatan minat konsumen terhadap produk batik sehingga akan sangat menguntungkan bagi produsen batik untuk dapat meningkatkan penjualan produknya. Semakin menariknya industri batik membuat para pengusaha batik baru skala kecil menengah bermunculan agar meraih keuntungan sehingga merubah industri batik menjadi terfragmentasi. Namun ternyata keuntungan tersebut tidak diperoleh oleh perusahaan batik yang telah berdiri lama sejak 1978 dengan nama Hasan Batik yang menawarkan produk batik khas Bandung. Tercatat bahwa adanya penurunan kinerja bisnis yang dilihat dari jumlah penjualan dari tahun 2011 hingga 2014 menurun mencapai hampir 55%. Penelitian yang menggunakan studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penurunan kinerja pada bisnis Hasan Batik dengan menggunakan kerangka analisis The Five Elements of Strategy yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan Resource-based View. Data primer pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara secara lansgung dengan pemilik sekaligus manajer pada Hasan Batik, pegawai Hasan Batik, konsumen Hasan Batik, dan Ketua Yayasan Batik Jawa Barat. Dari hasil penelitian ini terdapat tujuh faktor penyebab penurunan kinerja perusahaan yaitu posisi produk fesyen LetterS dan Tyarani yang belum jelas, segmen pasar yang belum dirumuskan dengan matang, area geografis untuk proses pemasokan bahan baku, produksi, dan pemasaran yang belum optimal, teknologi yang belum berkembang dalam mempercepat proses pembuatan batik, pengembangan sumberdaya manusia yang terhenti, Disain produk tidak unik, dan kualitas produk tidak stabil.

Existence of industry of batik is supported by the government through the decision of president about the batik day written in No. 3 in 2009. The regulation is to announce officially the day of batik every 2 October. Beside the decision, industry of batik is also recognized by UNESCO as cultural heritage of Indonesia. It can affect in increasing the interest of customer toward batik hence it can be a potential for producer to increase sale. Since the industry be more attractive, it make the amount of new entrant sprung up in order to gain benefit and it changes the batik industry become fragmented. However, it turns out the benefit is not gained by Hasan Batik that has established since 1978 that offers a unique batik products of Bandung. Recorded that there is decline in business performance seen in the number of sales from 2011 to 2014, falling to almost 55%. This study case research is aims to identify the factor that affect toward decline in business performance at Hasan Batik using The Five Elements of Strategy and Resource-based View as a framework analysis. The primary data is gained by interview with owner(manager), employee, customer of Hasan Batik, and Head of Yayasan Batik Jawa Barat. The result of this research successfully identify the several factors that cause declining business performance of Hasan batik which are unclear position of LetterS and Tyarani, unclear market segment, geographic area for raw material supply and marketing has not optimal yet, technology is used by Hasan Batik still conventional that cause Hasan Batik could not accelerate production process, desisted-human developing, un-unique design, and ustable product quality of Hasan Batik.

Kata Kunci : Resource-based View, Bisnis keluarga, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Industri Batik, The Five Elements of Strategy, Hasan Batik