Laporkan Masalah

PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGIKUTI PROGRAM SEKOLAH FULL DAY DIBANDINGKAN DENGAN HALF DAY

DINA RISMAWATI, dr.Mei Neni Sitaresmi, Ph.D, Sp.AK; dr.Ratni Indrawanti, Sp.A

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan anak

Latar Belakang Akhir-akhir ini terjadi peningkatan jumlah program sekolah full day di Indonesia. Tujuan orangtua memasukkan anaknya pada program sekolah full day adalah untuk memenuhi kebutuhan perkembangan anak khususnya kemandirian. Tujuan Untuk mengetahui perbedaan tingkat kemandirian anak usia prasekolah yang mengikuti program sekolah full day dibandingkan dengan half day. Metode Rancangan penelitian ini adalah potong lintang, dengan besar sampel 116 anak usia 36 sampai 60 bulan pada 7 kelompok bermain di Yogyakarta. Hasil data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan independent t test dan regresi linier. Hasil Hasil penelitian menunjukkan skor kemandirian anak usia prasekolah yang mengikuti program sekolah full day lebih tinggi dibandingkan dengan half day: 115,67 + 15,90 vs. 109,98 + 18,28, dengan p 0,076 (IK 95% -0,61-11,99). Skor kemandirian anak yang mendapat stimulasi adekuat lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang mendapat stimulasi tidak adekuat: 116,59 + 15,78 vs. 104,11 + 17,71, dengan p < 0,001 (IK 95% 5,92-19,04). Skor kemandirian anak dengan ayah berpendidikan tamat perguruan tinggi lebih tinggi dibandingkan dengan anak dengan ayah berpendidikan menengah: 114,40 + 17,35 vs. 104,28 + 14,64, dengan p 0,022 (IK 95% 1,50-18,74). Kesimpulan Tidak terdapat perbedaan bermakna secara statistik rerata tingkat kemandirian anak usia prasekolah yang mengikuti program sekolah full day dibandingkan dengan half day. Anak yang mendapat stimulasi adekuat dan anak dengan ayah berpendidikan tamat perguruan tinggi mempunyai tingkat kemandirian lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang mendapat stimulasi tidak adekuat serta anak dengan ayah berpendidikan menengah.

Background Recently the number of full day schooling program increased significantly. The purpose of the parents take their children in full day schooling program was to fulfill their developmental necessity, particularly independence. Objective To investigate the difference of independence level between preschool aged children who attended full day program and half day program. Methods A cross-sectional study was conducted on 116 children aged 36 to 60 months at preschool in Yogyakarta. The data was analyzed using independent t test and linear regression. Results Independence score for preschool aged children who attended full day program was higher than those children who attended half day group: 115,67 + 15,90 vs. 109,98 + 18,28, with p 0,076 (CI 95% -0,61-11,99). Independence score for children who received adequate stimulation was higher than inadequate stimulation group: 116,59 + 15,78 vs. 104,11 + 17,71, with p < 0,001 (CI 95% 5,92-19,04). Independence score in group of children whose fathers graduated university was higher than children whose fathers graduated secondary education: 114,40 + 17,35 vs. 104,28 + 14,64 with p 0,022 (CI 95% 1,50-18,74). Conclusion No statistically significant difference was found on independence level of preschool aged children between children who attended full day and half day program. Children who received adequate stimulation and whose fathers graduated university showed higher independence compared to children who received inadequate stimulation and whose fathers graduated secondary education.

Kata Kunci : full day, half day, independence, preschool, stimulation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.